Connect with us

45 Manfaat dan Khasiat Puasa Asyura, Sejarah, Keutamaan, Waktu, Tata Cara Serta Efeknya

Agama

45 Manfaat dan Khasiat Puasa Asyura, Sejarah, Keutamaan, Waktu, Tata Cara Serta Efeknya

Manfaat Puasa Asyura – Dalam agama islam ada beberapa bulan yang sangat istimewa dan di dalam bulan-bulan tersebut ada yang dinamakan bulan Muharram atau bulan asyura. Dalam satu tahun terdapat 12 bulan dan di antara 12 bulan tersebut ada 4 bulan yang dianggap mulia dalam agama islam. Bulan-bulan tersebut adalah dzulhijjah, dzulqa’jah, dan juga Muharram. Ada juga bulan yang dinamakan rajab yang berada di antara bulan jumada dan juga sya’ban. Pahala yang bisa didapat dari bulan-bulan tersebut sangatlah tinggi. Pada puasa sunah bulan asyura, kita tidak hanya mendapatkan pahala yang tinggi tapi manfaat puasa asyura untuk kesehatan juga sangat baik.

Puasa Asyura, Manfaat Puasa Asyura, Khasiat Puasa Asyura, Sejarah Puasa Asyura

Bulan Muharram atau juga disebut sebagai bulan asyura termasuk dalam 4 bulan tadi yang sangat dimuliakan oleh Allah. Karena itulah ada beberapa amalan yang wajib dilakukan oleh kita para umat islam agar bisa mendapatkan pahala pada bulan tersebut. Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah melaksanakan puasa sunnah asyura, puasa ini jatuh pada tanggal 10 Muharram, sesuai dengan salah satu hadis rasulullah mengenai puasa yang paling baik adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram setelah puasa ramadan.

Sejarah Puasa Asyura :

Asyura merupakan hari kesepuluh pada bulan suci Muharram. Hari ini dikenal adalah hari yang mulia, dengan banyak sekali sejarah yang mendalam dan susah untuk dilupakan oleh kita umat muslim. Ibnu Abbas berkata: “ Nabi saat berada di Madinah dan beliau mendapati orang-orang yahudi yang sedang berpuasa asyura. Nabi bertanya kepada mereka: “ puasa apa ini?”, kemudian mereka menjawab: “ hari ini adalah hari yang sangat baik, hari dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari kerajaan musuh, maka Musa berpuasa sebagai rasa syukur kepada Allah yang telah menyelamatkan kami. Kami pun ikut berpuasa.

Nabi berkata: “ Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian”. Akhirnya nabi berpuasa dan memerintahkan semua umatnya untuk ikut berpuasa. Ketika nabi berpuasa asyura, beliau mengalami empat fase, yaitu:

Loading...

Fase pertama

Beliau berkuasa di Mekkah dan di saat itu beliau tidak memerintahkan umatnya untuk berpuasa. Aisyah berkata:” Dulu orang Quraisy berpuasa Asyura pada masa Jahiliyah, dan pada masa tersebut juga Nabi-pun melaksanakan puasa asyura pada masa jahiliyah juga. Saat beliau hijrah ke Madinah, beliau tetap berpuasa asyura dan meminta para umatnya untuk ikut berpuasa. Saat puasa ramadhan diwajibkan, beliau berkata: “ Bagi yang ingin berpuasa silakan, bagi yang tidak ingin berpuasa juga tidak mengapa”.

Fase kedua

Beliau datang ke Madinah dan mengetahui istana bahwa orang yahudi puasa asyura. Beliau juga ikut berpuasa dan meminta nisia atau umatnya juga ikut berpuasa. Seperti yang diterangkan oleh Ibnu Abbas. Bahkan, Rasulullah menguatkan permintaannya tersebut sampai-sampai para sahabat melati keturunan mereka untuk melaksanakan puasa asyura.

Fase ketiga

Setelah ditetapkan kewajiban dalam berpuasa romadhon, beliau terlihat tidak lagi meminta sahabatnya untuk melaksanakan puasa asyura, beliau juga tidak melarang, dan memberikan perkaranya menjadi salah satu sunnah sebagaimana hadis oleh Aisyah.

Fase keempat

Saat akhir hayatnya, Nabi bertekad bahwa tidak hanya puasa asyura saja, tapi juga memberitakan bahwa tanggal 9 Muharram untuk berpuasa agar membedakan puasa dengan orang Yahudi.

Ibnu Abbas berkata: “Saat Nabi melaksanakan puasa asyura dan beliau juga meminta sahabatnya untuk ikut berkata. Para sahabatnya berkata: “Wahai Rasulullah, hari asyura merupakan hari yang paling diagungkan oleh Yahudi dan juga Nashoro!. Beliau menjawab: “ kalau begitu, untuk tahun depan Insya Allah, kita akan berpuasa pada tanggal ke-9 nya juga”. Ibnu Abbas berkata: “ Tidak sampai tahun depan, beliau sudah wafat meninggalkan kita terlebih dahulu”.

Waktu Pelaksanaan Puasa Asyura:

Puasa asyura merupakan salah satu amalan ibadah yang diberikan contoh oleh Rasulullah ketika berada pada bulan Muharram. Para ulama Fikih tempat Mazhab memiliki perbedaan pendapat tentang waktu dan cara pelaksanaan puasa asyura.

Mazhab Hanafi

Alauddin al-Kazani yang wafat pada 587 H, seorang ahli fiqih madzhab ini ini berkata sebagian mereka memakruhkan pelaksanaan puasa asyura saja hanya dilakukan pada tanggal 10 Muharram, karena hal itu sama dengan kaum Yahudi. Tapi mayoritas dari ulama mazhab Hanafi, tidak melakukannya. Karena hari asyura termasuk dalam hari-hari yang memiliki keutamaan. Karena itulah dianjurkan agar mencari fadilahnya saja dengan cara melaksanakan puasanya.

Mazhab Maliki

Ibnu Abi Zaid- al-Qiruwani (922-996 H) yang merupakan salah satu ahli fiqih mazhab Maliki berkata puasa hari asyura merupakan puasa yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Ketika Rasulullah ditanya tentang perihal tersebut, beliau bersabda, “ keutamaannya bisa menghapus dosa yang terjadi 1 tahun yang lalu”. Begitu juga yang dianjurkan pada puasa hari sebelumnya, ya itu hari Tasu’a, tepat tanggal 9 Muharram.

Mazhab Syafi”i

Imam Zakaria al-Anshari (823-926 H) pernah berkata, sebenarnya Imam Syafi’i sudah menetapkan dalam kitab al-Imla dan juga al-Umm bahwa dianjurkan untuk kita berpuasa sebanyak 3 hari yaitu tanggal 9, 10, dan juga tanggal 11 Muharram. Hal ini membuat Syaikh Abu Hamid dan juga lainnya menukil. Buktinya ada pada riwayat dari Imam Ahmad dengan perkataan, “Puasa pada hari asyura, buat selisih orang-orang Yahudi dan berpuasalah kalian sebelum dan sesudah hari setelahnya”.

Mazhab Hambali

Ibnu Taimiyah yang wafat pada 728 H berkata, di tengah-tengah sahabat dan juga ulama, ada yang tidak puasa asyura dan tidak menganjurkan melakukan puasa pada hari tersebut, bahkan memakruhkan puasa hanya pada hari tersebut, seperti yang terdapat pada riwayat penduduk Kufah.

Di tengah-tengah ulama, ada juga yang menganjurkan untuk berpuasa pada hari paskah surat, dan yang benar merupakan puasa yang dianjurkan untuk kita berpuasa asyura agar juga melaksanakan puasa pada tanggal 9 Muharram, karena hal ini adalah perintah langsung dan terakhir sebelum Rasulullah wafat.

Ibnu Qayyim al-Jauziah yang wafat pada 751 H, juga ikut menambahkan, bahwa, urutan dalam melaksanakan puasa asyura terbagi tiga. Yang paling sempurna adalah ikut melaksanakan puasa sesudah dan juga sebelum puasa asyura. Melaksanakan puasa pada tanggal ke-9 dan juga tanggal ke-10 bulan Muharram paling banyak hadisnya. Kemudian selanjutnya, yang paling banyak adalah melaksanakan puasa hanya tepat tanggal 10 Muharram (Puasa Asyura).

Namun ada pula orang yang hanya ingin berpuasa pada tanggal 9 saja, maka orang tersebut digolongkan orang yang kurang tahu tentang atsar, mereka tidak mengikuti hadis, dan cara pelaksanaannya. Hal ini sangat jauh dari pendapat secara bahasa dan syar’i. Allah Maha memberi taufik kepada siapa yang benar. Wallahu a’lam.

Tata Cara Puasa Asyura :

Seperti yang telah banyak dijelaskan di atas, puasa asyura memiliki 3 tingkatan yang dapat dikerjakan. Pertama, berpuasa sebelum dan juga sesudahnya yaitu mulai tanggal 9, 10, dan juga 11 Muharram dan ini sering dianggap menjadi puasa asyura yang paling sempurna.

Kedua, puasa asyura yang dilakukan pada tanggal 9 dan juga 10. Puasa ini banyak ditunjukkan dalam hadits-hadits. Yang terakhir, puasa yang hanya dilakukan pada tanggal 10 Muharram saja. Untuk cara yang pertama yaitu berpuasa pada tanggal 9 sampai 11 Muharram, para ulama membenarkan pendapat tersebut dengan 4 alasan.

Pertama, sebagai tindakan kehati-hatian karena pada bulan Dzulhijjah bisa cepat 29 atau lebih menjadi 30 hari. Apabila tidak tahu dalam penempatan awal bulan yang baik, maka puasa yang dilaksanakan pada tanggal 11 akan bisa dipastikan bahwa orang mendapati puasa Tasu’a pada tanggal 9 dan juga Asyura pada tanggal 10.

Kedua, seseorang bisa mendapat pahala tiga hari berturut-turut dalam sebulan, sehingga untuknya seperti pahala puasa sebulan penuh yang dilaksanakan. Ketiga, mereka akan melakukan puasa 3 hari di bulan Muharram yang pernah kena dikatakan, puasa paling afdol dilakukan setelah puasa Ramadan, merupakan puasa dalam bulan Muharram. Keempat, menyangkut tujuan membuat selisih dengan orang Yahudi sehingga menyertakan hari-hari yang lain yaitu sesudah dan juga sebelumnya, Allahu A’lam.

Ada hadis yang beredar bahwa larangan untuk berpuasa pada hari jumat dan juga hari sabtu kecuali untuk puasa yang diwajibkan. Bagaimana dengan puasa ini yang jatuh pada hari jumat atau sabtu?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah pernah berkata, “Bagi orang yang sengaja berpuasa hari jumat atau sabtu seperti orang yang berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya atau kebiasaan merupakan puasa sehari dan juga berbuka sehari, maka diperbolehkan baginya puasa jumat meski sebelum atau sesudah nya tidak berpuasa, atau dia mau berpuasa Arafah dan juga asyura yang tepat jatuh pada hari jumat. Maka hal itu tidaklah dilarang, karena semua larangan hanya berlaku untuk orang-orang yang sengaja memang untuk mengkhususkan. Dalam hal ini, hari tersebut adalah hari jumat dan sabtu yang dilakukan tanpa sebab”.

Keutamaan Puasa Asyura :

Terdapat banyak sekali keutamaan untuk mereka yang ingin menjalankan puasa sunnah asyura tersebut. Hal tersebut telah dijanjikan oleh Allah sebagaimana yang dijelaskan berikut ini:

  • Barang siapa yang berpuasa asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram akan diberikan pahala baginya 10.000 malaikat dan juga barangsiapa yang berpuasa asyura di tanggal 10.000 orang akan diberikan kepadanya pahala berlimpah 10.000 orang naik haji dan pahala baginya 10.000 orang umroh serta pahala baginya 10.000 orang yang mati syahid.
  • Untuk siapapun yang mengelus kepala anak yatim hari asyura pada tanggal 10 Muharram, makkah di setiap helai rambut dari anak yang dielus tersebut akan dinaikkan derajatnya satu tingkat.
  • Barang siapa yang memberikan sajian buka puasa kepada orang-orang yang berpuasa asyura maka hal itu sama pahalanya dengan memberikan makan kepada semua umat Rasulullah.
  • Keutamaan yang lain disebutkan juga bahwa barangsiapa yang berpuasa asyura dengan kesungguhan hati maka diberikan kepadanya kesucian, dosanya akan terhapus pada tahun yang lalu dan tidak termasuk untuk dosa besar.

Manfaat Puasa Asyura Untuk Kesehatan :

1. Membantu dalam meningkatkan sistem imun tubuh

Sel limfosit T merupakan salah satu sel yang terdapat pada tubuh yang membantu dalam meningkatkan kekebalan sistem tubuh. Sore ini membuat tubuh menjadi lebih kuat dalam menghadapi serangan virus atau bakteri yang bisa menyebabkan penyakit dalam tubuh. Sel ini dirangsang dari kehadiran sel limfa yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan jumlah produksi dari sel tersebut. Tidak hanya itu, dengan meningkatkan imun tubuh, gerak tubuh bisa lebih terjaga karena pada dasarnya meningkatnya sistem kekebalan tubuh juga membantu dalam mengontrol energi yang diperlukan oleh tubuh.

2. Membantu dalam mencerdaskan otak

Whatsapp bisa membantu dalam mencerdaskan otak baik dari ilmu pengetahuan ataupun sesuai dengan janji Allah tentang memberikannya kemakmuran. Dengan melakukan berpuasa juga membantu dalam meningkatkan kinerja otak. Tahu mana yang buruk mana yang baik dan semua manfaat itu bisa dirasakan ketika anda melaksanakan puasa asyura. Dengan melakukan puasa, Anda juga bisa lebih baik dalam mengontrol emosi. Hal ini juga secara tidak langsung membantu melatih otak Anda. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menyeimbangi kecerdasan otak Anda dengan memakan buah-buahan bergizi yang sehat untuk kecerdasan otak.

3. Jauh dari perbuatan maksiat

Perhatikan apa akibat dari melakukan maksiat, dalam hal ini segala kelakuan yang melanggar aturan oleh Allah, seperti tidak menjaga pergaulan bebas. Ada banyak sekali penyakit yang bisa disebabkan karena hal tersebut dan bisa berujung dengan penyakit yang berbahaya. Penyakit tersebut bahkan bisa menyebabkan kematian. Puasa pada umumnya adalah ibadah yang membantu mendekatkan diri pada sang pencipta sehingga perilaku pun bisa lebih terjaga. Salah satu perbuatan maksiat yang tidak baik adalah seks bebas, ada banyak masalah yang bisa terjadi karena pergaulan tersebut seperti AIDS atau HIV.

4. Mengatasi dan mencegah penyakit jantung

Salah satu yang menyebabkan penyakit jantung adalah terjadinya penggumpalan darah atau gula darah berlebihan sehingga terjadinya masalah pada pembuluh darah yang mengarah ke jantung. Sumber tersebut bisa terjadi karena asupan makanan yang tidak terkontrol, apalagi makanan yang mengandung kolesterol tinggi, gula, lemak, dan segala macam bahan makanan yang berbahaya untuk kesehatan jantung. Dengan berpuasa, semua sumber penyakit yang tadi dijelaskan tidak akan masuk ke tubuh, setidaknya tidak dalam jumlah yang besar.

5. Membantu dalam mengendalikan emosi

Emosi selalu berkaitan dengan sistem saraf manusia karena emosi terlahir di dalam sana, kita sedang berbicara otak. Melakukan puasa tidak hanya menahan nafsu makan atau minum saja, tapi juga ikut mengontrol emosi agar tidak terpancing dengan hal-hal yang bisa membuat diri anda marah, sedih, dan lainnya. Ujung-ujungnya semua masuk ke dalam otak anda dan menjadi kebiasaan sehingga mengontrol emosi bisa lebih mudah. Dengan emosi yang lebih terkontrol, penyebab penyakit bisa diatasi seperti stres, depresi, dan lainnya.

Manfaat puasa asyura untuk kesehatan lainnya :

6. Menjaga kesehatan tubuh

7. Membantu menjaga kesehatan mental

8. Membantu dalam mempertajam indra

9. Membantu dalam meningkatkan ketakwaan

10. Membentuk kepribadian lebih bertaqwa

12. Membentuk pribadi yang sering bersyukur

13. Senantiasa ikhlas dalam beramal

14. Menumbuhkan sifat tawadhu

15. Lebih sehat dan lebih percaya diri

16. Meningkatkan gairah untuk belajar

17. Suasana rumah tangga lebih harmonis

18. Selalu berpikir positif dan kreatif

19. Diberikan hati yang tidak mudah panas

20. Diberikan otak dan pikiran yang tidak mudah mencela orang

21. Diberikan kesabaran yang tinggi

22. Dibersihkan jiwanya dan diberikan keberanian

23. Membantu dalam menguruskan badan

34. Terhindar dari penyakit obesitas

35. Rezeki menjadi lebih dekat

Manfaat puasa asyura untuk kecantikan :

1. Membantu dalam mengencangkan kulit

Melakukan puasa pada umumnya bisa berdampak baik untuk kesehatan kulit, salah satunya adalah mengencangkan kulit anda. Saat berpuasa, sistem metabolisme tubuh akan lebih terjaga, tidak berlebihan namun tidak juga kekurangan. Dengan begitu, zat yang diperlukan oleh kulit pun menjadi lebih terkontrol. Setiap organ pada tubuh memiliki cadangan energinya sendiri yang didapat ketika sahur dan akan dikeluarkan ketika beraktivitas pada siang hari.

2. Membantu dalam melangsingkan tubuh

Puasa pada dasarnya adalah kegiatan untuk menahan makan dan tidak minum. Hal itu akan memberikan efek pada tubuh kita yaitu membantu dalam melangsingkan. Karena itulah metode berpuasa sering dijadikan sebagai salah satu metode untuk menguruskan tubuh bagi para kaum wanita. Namun dihimbau untuk tidak berpuasa secara berlebihan, atur sesuai dengan keyakinan anda dan pastikan kesehatan tidak terganggu. Anda bisa mengimbangi puasa anda dengan sahur dan berbuka menggunakan makanan sayur, dan buah-buahan.

3. Membantu mencegah penuaan dini

Semua terkait dengan manfaat yang telah dibahas, yaitu tubuh menjadi langsing, emosi lebih terkontrol, dan juga mental. Semua itu berkaitan dengan mencegah penuaan dini karena jika semua poin yang disebutkan tadi tidak terkontrol, maka bisa menyebabkan penuaan dini. Beberapa gejala dari penuaan dini adalah munculnya keriput pada bagian dahi, pipi, leher, dan juga bagian tubuh yang lain.

4. Membuat tubuh lebih menarik

Untuk membuat pasangan menjadi tertarik dengan anda, yang perlu anda perhatikan adalah bagian tubuh anda dan juga sifat anda. Sifat yang baik dan juga tubuh yang indah membuat pasangan lebih tertarik. Semua itu bisa didapat dengan melakukan puasa, tubuh bisa lebih baik karena makanan lebih terkontrol dan sifat bisa lebih baik karena emosi yang terkontrol selama kita berpuasa. Ketika seseorang sedang berpuasa, pemasukan makanan otomatis akan berkurang, namun tidak sampai membuat Anda menjadi kurus. Karena itulah, tubuh akan menjadi lebih baik ketika usai perpuasa jika Anda imbangi dengan kegiatan olahraga dan juga makan-makanan yang sehat dan bergizi.

5. Membuat tubuh menjadi awet muda

Banyak kasus yang terjadi melihat wanita yang sudah tua tapi memiliki penampilan yang masih remaja. Ada banyak rahasia untuk mendapatkan hal tersebut dan salah satunya adalah melakukan puasa. Dengan melakukan puasa, sel penting dalam tubuh yang berfungsi untuk membuat wajah awet muda akan beraksi dan hormon dalam tubuh lebih terkontrol. Seperti yang dipaparkan oleh Dr. Yuri Nikolayev bahwa tampak awet muda itu tidak hanya dari segi penampilan, tapi juga dari segi kesucian jiwa. Semua itu bisa anda dapatkan dari melakukan puasa.

Manfaat puasa asyura untuk kecantikan lainnya :

6. Melembabkan kulit

7. Meremajakan kulit

8. Membantu menghindarkan penyakit kulit dari tubuh

9. Membantu menjaga masalah kulit wajah seperti flek dan juga jerawat

10. Memperindah lekukan tubuh khususnya pinggang dan kaki

Efek samping puasa asyura :

Setiap puasa sebenarnya tidak memiliki efek samping, jika anda melakukan tata caranya dengan baik dan benar. Efek samping terjadi karena keegoisan anda dalam menjalankan puasa tersebut, seperti misalnya karena ingin langsing anda kurang makan sahur dah langsung berpuasa. Seperti akibat perbuatan lain, berikut ini adalah efek samping yang bisa terjadi ketika melaksanakan puasa asyura:

1. Kekurangan cairan

2. Rasa mulas pada perut

3. Pusing dan juga sakit kepala yang terkadang terjadi

4. Kondisi detak jantung tidak berirama

5. Sering keringat dingin

6. Susah dalam berkonsentrasi

7. Tubuh menjadi kehilangan banyak energi

Baca Juga: Manfaat dan Khasiat Puasa Daud untuk Kesehatan, Kecantikan Serta Efek Samping

Untuk membantu mengeluarkan manfaat puasa asyura yang sebenarnya, baik itu untuk kesehatan, kejiwaan, kecantikan, atau keagamaan, pastikan anda mengikuti cara yang baik dan benar dan melakukan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Dalam melakukan puasa pun harus diimbangi dengan beberapa hal penting seperti makan makanan yang sehat dan juga rajin berolahraga, baik itu olahraga setelah sahur atau olahraga yang dilakukan ketika akan buka puasa.

Advertisements

Loading...
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya dari Agama

Advertisements

Terbaru

Minyak Kutus Kutus, Manfaat Minyak Kutus Kutus, Kegunaan Minyak Kutus Kutus, Kelebihan Minyak Kutus Kutus, Khasiat Minyak Kutus Kutus, Efek Samping Minyak Kutus Kutus
MPASI, manfaat MPASI, Khasiat MPASI
Sholat Istiharah, Manfaat Sholat Istiharah, Khasiat Sholat Istiharah
Gluta Pabacea, Manfaat Gluta Pabacea, Khasiat Gluta Pabacea
Sistem-Informasi-Geografis, Manfaat Sistem-Informasi-Geografis
Cara Menghilangkan Kutu Rambut, Kutu Rambut, Kutu, Masalah Rambut
Cara Menghilangkan Kantung Mata, Kantung Mata, Mata, Masalah Kantung Mata, Penyebab Timbulnya Kantung Mata
Menghilangkan Komedo, Cara Menghilangkan Komedo, Komedo, Mengurangi Komedo
Puasa Syawal, Manfaat Puasa Syawal, Khasiat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa Syawal, Cara Melakukan Puasa Syawal
Cara Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit Tangan, Memutihkan Kulit Wajah, Memutihkan Kulit Kaki
Setrika Wajah, Manfaat Setrika Wajah, Khasiat Setrika Wajah, Cara Setrika Wajah, Gambar Setrika Wajah, Tuorial Setrika Wajah
Wudhu, Manfaat Wudhu, Khasiat Wudhu, Keutamaan Wudhu, Thaharah
Suntik Vitamin C, Manfaat Suntik Vitamin C, Khasiat Suntik Vitamin C
Keanekaragaman Hayati
Garnier Sakura White, Manfaat Garnier Sakura White, Pelembab Kulit, Manfaat Garnier Sakura White, Khasiat Garnier Sakura White, Kegunaan Garnier Sakura White, Kelebihan Garnier Sakura White
Silaturahmi, Manfaat Silaturahmi Khasiat Silaturahmi, Hikmah Silaturahmi, Pahala Silaturahmi
Puasa Tasu'a, Manfaat Puasa Tasu'a, Khasiat Puasa Tasu'a
Nu Amoorea, Manfaat Nu Amoorea, Sabun Anoorea, Sabun Nu Amoorea, Sabun Kecantikan
Nano Spray, Manfaat Nano Spray, Khasiat Nano Spray
Advertisements
To Top