Connect with us

10 Manfaat dan Khasiat Puasa Syawal, Keutamaan, Cara Pelaksanaan Serta Hikmahnya

Agama

10 Manfaat dan Khasiat Puasa Syawal, Keutamaan, Cara Pelaksanaan Serta Hikmahnya

Manfaat Puasa Syawal – Puasa syawal adalah puasa yang dilakukan 6 hari di bulan Syawal. Cara Mengerjakan puasa syawal sama seperti puasa sunah pada umumnya, hanya saja  dimulai pada hari kedua bulan Syawal. Hal ini dikarenakan puasa pada dua hari raya, termasuk hari raya Idul Fitri yang  jatuh pada 1 Syawal dihukumi haram.

Puasa Syawal, Manfaat Puasa Syawal, Khasiat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa Syawal, Cara Melakukan Puasa Syawal

Mengutip ucapan Pimpinan Majelis Az-Zikra Ustadz Muhammad Arifin Ilham melalui republika.com, Kamis (7/7/2016) disebutkan bahwa melanjutkan puasa ramadhan dengan puasa 6 hari di bulan Syawal adalah sunnah yang utama. Dengan demikian, melaksanakan puasa sunnah syawal sangat dianjurkan bagi umat muslim. Namun tentu saja tak memaksakan bagi hamba yang tak sanggup melakukannya.

Selain sebagai bentuk amalan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, berpuasa 6 hari di bulan Syawal juga termasuk bentuk manifestasi kehambaan. Tak hanya itu, berpuasa di bulan Syawal juga  menjadi pelengkap terlaksakannya puasa Ramadhan selama satu bulan penuh.

Pelaksanaan Puasa Syawal

Meski sudah ditentukan jika puasa Syawal dilakukan 6 hari di bulan Syawal, seringkali muncul pertanyaan mengenai waktu pelaksanaannya. Misalnya saja, apakah puasa syawal harus dilakukan berturut-turut atau boleh dipisah? Menjawab pertanyaan tersebut, perhatikan poin-poin berikut ini.

Loading...

1. Pelaksanaan Puasa Syawal Dilakukan Berturut-Turut

Dalam Syarh Muslim, Imam Nawawi menyebutkan jika Madzhab Syafi’i berpendapat bahwasanya yang paling utama dari puasa syawal adalah mengerjakannya secara berturut-turut, yakni mulai tanggal 2 hingga tanggal 7 di bulan Syawal.

2. Pelaksanaan Puasa Syawal Tidak Berturut-Turut

Puasa syawal memang lebih utama dilakukan berurutan. Namun, bagaimana jika memiliki halangan? Madzhab Syafi’i berpendapat jika boleh melaksanakan puasa sunnah syawal secara terpisah atau tidak berurutan. Namun, harus menggenapkan 6 hari sampai syawal tiba. Misalnya seseorang sudah melakukan puasa syawal 3 hari, namun karena ada halangan ia tak melanjutkannya. Barulah setelah halangannya usai, ia melanjutkan sambungan 3 hari lainnya. Cara pengerjaan yang seperti ini tetap mendapatkan keutamaan puasa syawal.

3. Pelaksanaan Puasa Syawal Khusus yang Berhalangan

Bagi yang tetap tidak bisa melaksanakan puasa syawal hingga bulan syawal habis karena memiliki halangan seperti nifas, haid atau sakit, maka diperbolehkan meng-qadha dengan berpuasa 6 hari di bulan Dzulqa’dah. Pelaksanaan yang seperti ini tetap akan mendapatkan keutamaan puasa sunnah syawal.

4. Syawal Sudah Habis Tapi Puasa Belum Genap

Jika hingga Syawal habis tetapi puasa sunnah syawal belum juga genap 6 hari, maka orang tersebut dianggap tak mendapatkan keutamaan puasa sunnah syawal. Dengan catatan, tidak terselesaikannya puasa sunah syawal lantaran bermalas-malasan dan tidak ada uzur.

Puasa Syawal Tetapi Masih Memiliki Hutang Puasa?

Puasa sunah syawal merupakan puasa yang mengiringi puasa ramadhan. Jadi, tidak dianjurkan melakukan puasa sunnah syawal jika masih memiliki hutang puasa. Sebaliknya, puasa syawal sangat dianjurkan jika hutang puasa sudah diqadha.

Sedangkan untuk puasa sunah lain seperti puasa sunah arafah, ‘asyura atau lainnya yang tak dikaitkan dengan puasa ramadhan tetap boleh dilaksanakan meski masih memiliki hutang puasa ramadhan. Namun, tetap dengan catatan jika waktu meng-qadha hutang puasa ramadhan masih panjang. Misalnya, seseorang masih memiliki hutang puasa ramadhan satu hari, namun bulan Sya’ban hanya tersisa satu hari, maka ia tak diperbolehan menjalankan puasa sunah dan harus berpuasa untuk membayar hutang puasa ramadhan.

Niat Puasa Syawal

Seperti halnya ibadah lain, puasa 6 hari di bulan Syawal juga harus didahului dengan niat. Adapun niat yang dilafalkan antara lain :

Nawaitu Shauma Ghadin ‘An Sittatin Min Syawwalin Sunnatan Lillahita’ala

Artinya : Saya berniat puasa esok hari dari 6 hari di bulan Syawal karena Allah ta’ala.

Pahala Puasa Syawal

Dalam sebuah hadist disebutkan jika berpuasa 6 hari selepas puasa ramadhan mengandung pahala puasa satu tahun penuh. Hadist inilah yang dijadikan pedoman bagi Ulama’ Syafi’i, Ahmad Bin Hanbal dan Abu Daud tentang perintah melakukan puasa Syawal.

Barang siapa yang melaksanakan puasa Ramadan, kemudian dia ikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti berpuasa selama setahun.” (HR. Ahmad 23533, Muslim 1164, Turmudzi 759, dan yang lainnya).

Selain menjelaskan keutamaan puasa sunah syawal, hadist di atas juga membantah tudingan puasa syawal bid’ah. Adapun terkait pahala puasa satu tahun penuh, para ulama berpendapat jika pahala tersebut dihitung satu paket dengan pahala puasa ramadhan. 1 kebaikan dalam bulan Ramadhan dinilai sebagai sepuluh kebaikan. Oleh karena itu, puasa satu bulan Ramadhan diumpamakan sebagai melakukan 10 bulan puasa (1 bulan x 10 kebaikan). Sedangkan puasa 6 hari di bulan Syawal menyamai 2 bulan lainnya (6 hari x 10  = 60 hari atau setara dengan dua bulan puasa). Jika dijumlahkan maka akan menggenapi pahala puasa selama 12 bulan penuh.

Meski dijabarkan mengenai perhitungan pahala puasa, bukan berarti setiap ibadah harus dipertimbangkan seberapa besar pahalanya. Intinya, setiap amalan yang dilakukan harus diniatkan ikhlas karena Allah SWT.

Keutamaan dan Manfaat Puasa Syawal

Sebagai salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan, tentu saja puasa syawal memiliki banyak keutamaan. Beberapa diantara keutamaan atau hikmah puasa syawal tersebut antara lain :

1. Menyempurnakan Nilai Puasa

Keutamaan puasa syawal yang satu ini berkaitan dengan pahalanya, yakni menyempurnakan puasa ramadhan sehingga diganjar puasa satu tahun penuh. Iming-iming pahala besar inilah yang membuat puasa sunnah syawal sangat sayang dilewatkan. Apalagi bagi hamba cerdas yang punya keimanan tinggi, tentu saja puasa sunnah syawal akan dinanti sebagai pelengkap Ramadhan.

2. Maghfiroh Atau Ampunan

Maghfiroh atau ampunan merupakan hal yang diburu umat muslim karena manusia tak akan pernah luput dari namanya dosa. Salah satu bentuk ibadah yang dapat mendatangkan maghfiroh adalah menjalankan sunnah Nabi, termasuk juga puasa syawal. Hal ini sesuai yang dijanjikan Allah dalam Surat Ali Imron ayat 31.

“Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

3. Mendapat Syafa’at Rasulullah

Siapa orangnya yang tak ingin mendapatkan syafa’at Rosul? Selain dapat berdekatan dengan Rosul, mendapat syafa’at juga berarti dijanjikana surga. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat At Tirmidzi : “Siapa yg menghidupkan sunnahku maka sungguh ia mencintaiku, dan siapa yang mencintaiku bersamaku di surga.”

4. Tanda Meningkatnya Iman

Menjalankan puasa 6 hari di bulan Syawal juga bisa menjadi indikasi meningkatnya iman seseorang. Hal ini sesuai dengan kata ‘Syawwal’ yang berarti bulan peningkatan.

5. Salah Satu Parameter Keikhlasan Hamba

Ibadah wajib sangat berbeda dengan ibadah sunnah. Ibadah wajib berarti mengharuskan seseorang melakukannya. Namun, ibadah Sunnah adalah ibadah bebas. Artinya, orang yang melakukannya jelas memiliki keikhlasan karena tak dihantui dengan ancaman dosa.

6. Menghidupkan Sunnah

Hikmah puasa syawal lainnya adalah menghidupkan sunnah atau mengikuti perbuatan yang dicontohkan Rosulullah. Keuntungannya tentu saja pahala yang dapat dijadikan bekal kelak ketika di akhirat.

7. Meningkatkan Keimanan

Setelah puasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan, apakah seorang hamba bebas melakukan apa saja yang diinginkannya? Tentu saja tidak. Setelah berburu ganjaran di bulan Ramadhan, muslim yang baik harusnya makin meningkatkan rasa taqwanya. Salah satu cara meningkatkan ketaqwaan adalah dengan menjalankan puasa syawal.

Baca Juga: Manfaat dan Khasiat Puasa Daud untuk Kesehatan, Kecantikan Serta Efek Samping

Manfaat Puasa Syawal Untuk Kesehatan

Apapun yang disyari’atkan dalam Islam pasti memiliki manfaat jika jeli dalam mempelajarinya. Inilah mengapa Islam disebut sebagai petunjuk bagi orang-orang yang mau berfikir. Berkaitan dengan hal ini, mereka yang mau mempelajari pasti mengetahui jika puasa syawal juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat tersebut antara lain :

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Sudah bukan rahasia lagi jika ketika Idul Fitri tiba aneka suguhan makanan menggiurkan selalu menarik perhatian. Di saat seperti ini, bisa saja kolesterol jahat langsung melonjak sehingga mengancam kesehatan antung. Jika sudah demikian, maka menjalankan puasa syawal menjadi jalan terbaik untuk menormalkan kembali kadar kolesterol darah.

2. Detoksifikasi Tubuh

Sering begadang saat Ramadhan atau memakan makanan tak sehat saat berbuka puasa di bulan Ramadhan? Jika iya, sudah pasti banyak racun mengendap di tubuh. Salah satu cara untuk mengeluarkan racun tersebut adalah dengan melakukan puasa sunah syawal. Manfaat puasa syawal  yang satu ini bisa dirasakan dengan catatan menu sahur dan menu buka puasa haruslah menu makanan sehat.

4. Meredam Emosi

Bulan Syawal biasanya menjadi bulan dimana sanak keluarga berkumpul bersama. Karena itulah, meredam emosi dan menjaga ucapan serta tingkah lagu harus sangat diperhatikan. Jika Anda termasuk salah satu orang yang sulit mengendalikan diri, maka berpuasa bisa menjadi sarana untuk melatih mengendalikan emosi serta tingkah laku sehingga terhindar dari perbuatan menyakiti hati orang lain.

Baca Juga: Manfaat dan Khasiat Puasa Tasu’a, Sejarah, Keutamaan, Niat, Hikmah Serta Efeknya

Melihat banyaknya manfaat dan keutamaan puasa syawal, tentu puasa sunah satu ini sangat sayang jika dilewatkan. Pasalnya, tak hanya menjanjikan ampunan satu tahun penuh, puasa ini juga menjanjikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh. Yakin masih mau melewatkan puasa sunah syawal?

Advertisements

Loading...
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya dari Agama

Advertisements

Terbaru

Minyak Kutus Kutus, Manfaat Minyak Kutus Kutus, Kegunaan Minyak Kutus Kutus, Kelebihan Minyak Kutus Kutus, Khasiat Minyak Kutus Kutus, Efek Samping Minyak Kutus Kutus
MPASI, manfaat MPASI, Khasiat MPASI
Sholat Istiharah, Manfaat Sholat Istiharah, Khasiat Sholat Istiharah
Gluta Pabacea, Manfaat Gluta Pabacea, Khasiat Gluta Pabacea
Sistem-Informasi-Geografis, Manfaat Sistem-Informasi-Geografis
Cara Menghilangkan Kutu Rambut, Kutu Rambut, Kutu, Masalah Rambut
Cara Menghilangkan Kantung Mata, Kantung Mata, Mata, Masalah Kantung Mata, Penyebab Timbulnya Kantung Mata
Menghilangkan Komedo, Cara Menghilangkan Komedo, Komedo, Mengurangi Komedo
Puasa Syawal, Manfaat Puasa Syawal, Khasiat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa Syawal, Cara Melakukan Puasa Syawal
Cara Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit Tangan, Memutihkan Kulit Wajah, Memutihkan Kulit Kaki
Setrika Wajah, Manfaat Setrika Wajah, Khasiat Setrika Wajah, Cara Setrika Wajah, Gambar Setrika Wajah, Tuorial Setrika Wajah
Wudhu, Manfaat Wudhu, Khasiat Wudhu, Keutamaan Wudhu, Thaharah
Suntik Vitamin C, Manfaat Suntik Vitamin C, Khasiat Suntik Vitamin C
Keanekaragaman Hayati
Garnier Sakura White, Manfaat Garnier Sakura White, Pelembab Kulit, Manfaat Garnier Sakura White, Khasiat Garnier Sakura White, Kegunaan Garnier Sakura White, Kelebihan Garnier Sakura White
Silaturahmi, Manfaat Silaturahmi Khasiat Silaturahmi, Hikmah Silaturahmi, Pahala Silaturahmi
Puasa Tasu'a, Manfaat Puasa Tasu'a, Khasiat Puasa Tasu'a
Nu Amoorea, Manfaat Nu Amoorea, Sabun Anoorea, Sabun Nu Amoorea, Sabun Kecantikan
Nano Spray, Manfaat Nano Spray, Khasiat Nano Spray
Advertisements
To Top