Connect with us

12 Keutamaan, Niat, Waktu, Tata Cara, Hukum, Doa dan Manfaat Sholat Istikharah

Agama

12 Keutamaan, Niat, Waktu, Tata Cara, Hukum, Doa dan Manfaat Sholat Istikharah

Manfaat Shalat Istikharah – Secara manusiawi kita memang senantiasa dihadapkan dengan beberapa pilihan dalam hidup. Adakalanya kita harus memutuskan untuk memilih hal yang bersifat penting dan mendesak, ada kalanya pilihan sederhana namun masih tetap membutuhkan pertimbangan yang matang. Adanya pilihan dalam hidup itu lumrah karena sebagai manusia kita dibekali oleh akal pikiran untuk bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Sholat Istiharah, Manfaat Sholat Istiharah, Khasiat Sholat Istiharah

Tuntunan cara memilih secara syar’i memang merupakan wujud anugerah Allah SWT atas sifat dasar yang dimiliki manusia yang berupa kelemahan. Kelemahan inilah yang menjadikan manusia memiliki keraguan dan merasa kurang yakin untuk mengambul keputusan. Tuntunan inilah yang akhirnya menjadikan shalat istikharah penting untuk dilakukansebagaimana yang telah disyariatkan dalam sunnah Rasullullah SAW.

Pengertian Shalat Istikharah :

Shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dilaksanakan dalam rangka untuk memohon petunjuk kebaikan dari Allah perihal perkara mubah yang tidak dimengerti. Pada dasarnya banyak hal yang menjadi latar belakang mengapa seseorang melakukan shalat istikharah. Misalnya seperti memilih jenjang pendidikan, memilih pekerjaan, memutuskan sesuatu hal yang berurusan dengan kepentingan umat dan juga memilih jodoh.

Dalam Fiqih Empat Madzhab menurut Syaikh Abdurrahman Al Juhairi dituliskan bahwa, disunnah bagi umat muslim untuk melakukan ibadah shalat istikharah dua rakaat saat hendak mengambil keputusan. Dalam Fiqih Manhaji pun juga dinyatakan bahwa shalat istikharah disunnahkan bagi umat muslim yang mengharapkan suatu hal mubah atau diperbolehkan, namun tidak mengerti apakah suatu hal tersebut baik baginya atau tidak.

Loading...

Keutamaan Shalat Istikharah :

1. Menyerahkan hasil hanya kepada Allah SWT

Sekali kali tdk akan menimpa kami melainkan apa yg telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah-lah orang-orang yg beriman harus bertawakal” (QS At Taubah: 51)

Dengan melaksanakan shalat istikharah kita berarti benar-benar mengharapkan ridha Allah serta menyerahkan hasil paling baik dimata Allah. Oleh sebab itu, ibadah shalat istikharah ini menjadi harapan yang menjadikan umat berserah diri kepada sang Khaliq. Terkadang umat memaksakan diri memperoleh hasil yang baik dan sesuai keinginan pribadi tanpa shalat dan memohon kepada Allah. Padahal apa yang diinginkan oleh umat manusia belum tentu baik bagi dirinya.

Tanpa berserah diri dan bertawakal pada sang Illahi, manusia seringkali memaksakan diri untuk meraih apa yang diinginkan. Namun sebenarnya kita membutuhkan bimbingan dari Allah SWT serta keterbukaan diri agar bisa mendapatkan pilihan yang terbaik dalam hidup. Saat melaksanakan shalat istikharah kita akan mendapatkan petunjuk yang Inshaallah akan menjadi keputusan terbaik untuk diambil.

2. Menenangkan diri

Melakukan shalat istikharah juga dapat menjadikan diri kita merasa lebih tenang. Saat dirundung suatu masalah yang mengharuskan kita untuk menentukan pilihan biasanya kita akan memutuskan masalah dengan tergesa-gesa. Hal ini tentunya sangat tidak baik karena keputusan yang tergesa-gesa bisa saja merupakan keputusan yang salah. Justru kita diharuskan untuk tenang dan berpikir jernih agar dapat memutuskan pilihan terbaik.

Shalat istikharah justru sangat dibutuhkan agar kita dapat memilih keputusan yang bijak. Setelah shalat istikharah maka hati akan menjadi lebih tenang dan Inshaallah akan diberikan petunjuk oleh Allah untuk lebih mudah dalam mengambil keputusan yang berat sekalipun.

3. Menjadikan hati semakin mantap untuk melangkah

”Aku bertanya : Apakah shalat itu wahai Rasul? Beliau menjawab : Sarana pengaduan yg paling baik”.

Dengan melaksanakan shalat istikharah kita akan diberikan kemantapan hati atas keputusan yang kita piih. Oleh sebab itu, ibadah shalat sunnah ini tidak hanya dilaksanakan dalam sekali waktu. Kita bisa melaksanakan shalat istikharah berkali-kali hingga mendapatkan petunjuk dan merasa yakin atas pilihan yang ditentukan. Jawaban dari shalat sunnah ini pun kadang juga tidak nampak saat itu juga, petunjuk Allah bisa datang dimana saja dan kapan saja.

4. Menjauhkan diri dari bisikan syetan

Melaksanakan shalat istikharah akan menjadikan kita jauh dari bisikan-bisikan syetan. Seringkali saat kita dirundung masalah dan hati menjadi gundah, syetan akan menggoda manusia dan menjadikan manusia berbuat kesalah yang tidak seharusnya dilakukan. Dengan berserah diri kepada Allah dan melakukan shalat Istikharah maka kita ini menjadi usaha yang baik untuk menjauhkan diri dari perbuatan maksiat.

Sebagaimana yang sudah difirmankan Allah dalam kitab suci Al-Quran bahwasanya melaksanakan shalat akan menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar. Dengan melaksanakan shalat kita akan jauh dari perbuatan buruk serta bisikan syetan yang selalu menggoda manusia untuk berbuat jahat. Shalat istikharah sangat dibutuhkan terutama saat kita merasa dilema dalam mengambil keputusan agar senantiasa terhindar dari bisikan syetan yang terkutuk.

5. Memilih berdasarkan pertimbangan agama

Dalam Al-Quran surat Ali Imran ayat 154 disebutkan ”Sesungguhnya urusan itu seluruhnya ditangani AllaH SWT”.

Terjemahan ayat di atas menunjukkan bahwasanya segala macam urusan berada di tangan Allah SWT. Oleh sebab itu, kita diwajibkan untuk menyerahkan segala kemudahan, kemantapan hati serta solusi terbaik hanya kepada Allah SWT. Dalam ayat tersebut juga menunjukkan bahwasanya apapun yang kita usahakan dan kita pilih berdasarkan pertimbangan agama.

Jangan sampai kita sebagai umat Islam yang dibekali oleh iman dan taqwa salah dalam mengambil keputusan tanpa pertimbangan aspek agama. Bagaimanapun agama merupakan sumber kebenaran dan petunjuk yang harus dijadikan rujukan utama dari segala macam usaha. Agama merupakan pondasi hidup setiap harinya agar kita selalu ada di jalan yang benar.

6. Ikhlas karena Allah

Dengan melaksanakan shalat istikharah kita berarti telah meluruskan niat dan ikhlas akan pilihan yang kita ambil kepada Allah. Shalat sunnah ini akan membantu kita untuk mendapatkan kelurusan proses hidup serta keikhlasan hati yang sesuai dengan tuntunan Islam.

Jika kita ikhlas dan lurus dijalan Allah maka segala urusan yang ada dalam hidup kita Inshaallah akan diberikan kemudahan dalam setiap permasalahan yang mungkin menimpa.

Dan bertakwalah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyanyang, Yg melihat kamu ketika kami berdiri (utk sembahyang), dan (melihat pula) perubahan gerakan badanmu diantara orang-orang yg sujud”. (QS Asy Syuara : 217-219)

Niat Shalat Istikharah :

Para ulama telah sepakat bahwa niat bertempat di dalam hati. Untuk keabsahan shalat maka niat harus diiringi dengan melakukan takbiratul ikhram. Dalam Fiqih Manhajilh oleh Syaikh Mushtafa Al Bugha mazhab Syafi’i, “Caranya, hati harus awas bahwa akan mengerjakan shalat ketika melafalkan takbir, sembari mengingat shalat apa dan fardlu atau sunnah”. Hal ini berarti bahwa niat tidak disyariatkan untuk dilafalkan secara lisan.

Shalat sunnah apapun yang dilaksanakan sebanyak dua rakaat bisa dikatakan sebagai shalat istikharah. Baik shalat yang dilakukan pada malam hari maupun siang hari. Asalkan seusai shalat membaca doa istikharah sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Adapun niat shalat yang dikhususkan untuk melaksanakan shalat istikharah adalah dengan lafadz niat seperti berikut.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal istikhooroti rok’ataini lillaahi ta’aalaa

Artinya: Aku niat shalat sunnah istikharah dua raka’at karena Allah Ta’ala

Tata Cara Shalat Istikharah :

Dalam Fiqih Sunnah oleh Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa shalat Istikharah bisa berupa shalat sunnah apapun. Baik shalat sunnah tahiyatul masjid, shalat sunnah rawatib, maupun shalat sunnah yang lain. Yang terpenting adalah bacaan doa kepada Allah untuk memohon dipilihkan pilihan terbaik seusai shalat dua rakaat.

Menurut Sayyid Sabiq juga disebutkan bahwa tidak ada bacaan khusus setelah membaca surat Al Fatihah. Kita bisa membaca surat apa saja.

Berbeda dengan Syaikh Wahbah az Zuhaili yang menyatakan bahwa disunnahkan untuk membacar surat AL Kafirun seusai membaca Al Fatihah pada rakaat pertama dan surat Al Ikhlas seusai membaca surat AL Fatihah pada rakaat kedua.

Secara praktis tata cara shalat istikharah adalah sebagai berikut :

1. Niat

2. Takbiratul ihram dengan diikuti bacaan doa iftitah

3. Membaca surat Al Fatihah

4. Membaca surat Al-Qur’an, diutamakan untuk membaca surat Al- Kafirun

5. Ruku’ dengan tuma’ninah

6. I’tidal dengan tuma’ninah

7. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah

8. Sujud kedua dengan tuma’ninah

9. Berdiri kembali untuk menunaikan rakaat kedua

10. Membaca bacaan surat Al-Fatihah

11. Membaca surat dari Al-Qur’an, diutamakan untuk membaca surat AL-Ikhlas

12. Ruku’ dengan tuma’ninah

13. I’tidal dengan tuma’ninah

14. Sujud dengan tuma’ninah

15. Duduk diantara dua sujud dengan tuma’ninah

16. Sujud kedua dengan tuma’ninah

17. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

18. Salam

Setelah itu membaca doa sebagaimana yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah. Menurut Syaikh Wahbah Az Zuhaili, disunnahkan sebelum dan sesudah doa istikharah membaca hamdalah serta sholawat Nabi.

Waktu Pelaksaan Shalat Istikharah :

Dalam shalat istikharah tidak ada batasan waktu tertentu untuk pelaksanaannya. Namun demikian dianjurkan untuk melaksanakan ibadah shalat sunnah ini pada sepertiga waktu malam. Bersamaan dengan pelaksanaan sholat tahajud.

Selain penganjuran waktu terbaik untuk melaksanakan shalat istikharah, juga ada pencegahan waktu untuk tidak melaksanakan shalat sunnah ini. Waktu tersebut adalah waktu dimana dilarang untuk melaksanakan shalat sunnah.

Jumlah Rakaat Shalat Istikharah :

Dalam hadist disebutkan bahwa jumlah rakaat shalat istikharah sebanyak 2 rakaat. Adapun 2 rakaat tersebut dapat berdiri sendiri dengan niat khusus melaksanakan shalat istikharah atau bisa juga dengan niat yang digabungkan dengan niat lain contohnya shalat sunnah tahiyatul masjid atau shalat sunnah rawatib.

Bacaan Doa Shalat Istikharah :

Allaahumma inni astakhiiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as aluka min fadlikal ‘aziimi fa innaka taqdiru wa laa aqdiru wa laa a’lamu wa anta ‘allaamul guyuub.

Allaahumma in kunta ta’lamu anna haadzal amro (…..) khairul lii fii diinii wa ma’aasyi faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fii hi wa in kunta ta’lamu anna haadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii wa ‘aajlihii fashrifhu ‘annii wasrifnii ‘anhu waqdurhu liyal-khaira haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bihi.

Artinya : “Ya Allah sesungguhnya aku memohon petunjuk dari ilmu-Mu, memohon kekuatan dari kekuasaan-Mu, dan memohon karunia-Mu yang besar, karena sesungguhnya aku tidak kuasa sedang Engkau kuasa, dan aku tidak mengetahui sedang Engkau Maha Mengetahui semua yang gaib.

Ya Allah jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini ( sebut keperluanya ) baik bagiku, agama dan kehidupanku, maka tetapkan dan mudahkanlah ia bagiku kemudian berkatilah aku, dan jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini buruk bagiku, bagi agama dan kehidupanku serta akibat dari urusanku, baik untuk masa sekarang maupun untuk masa mendatang, maka hindarkanlah ia dariku dan hindarkanlah pula diriku darinya, dan tetapkanlah hal yang terbaik bagiku menurut semestinya, kemudian ridhailah aku.”

Manfaat Sholat Istikharah :

1. Mendapatkan kebaikan serta terhindar dari hal keji

Melaksanakan shalat istikharah dapat memberikan kebaikan serta menghindarkan diri dari perkara buruk. Hal ini karena apa yang dipilih semata-mata diserahkan kepada Allah SWT yang mana pilihan dari Allah adalah sebaik-baik pilihan. Allah lah yang Maha Mengetahui apa yang baik bagi umat-Nya.

Mendapatkan keberkahan atas perkara yang dialami

Segala perkara yang dijalani akan bernilai berkah meskipun hanya bernilai sedikit. Namun berkah yang sedikit dimata manusia bisa jadi sangat bermanfaat bagi dirinya. Karena apa yang ditentukan oleh Allah pasti sesuai dengan kebutuhan umat-Nya.

2. Mendapatkan jalan keluar

Saat dirundung masalah dan bimbang dalam mengambil keputusan maka shalat istikharah dapat menjadi solusi tepat untuk memohon petunjuk. Dia merupakan sebab datangnya ketenangan dan ketentraman pikiran. Saat melaksanakan shalat istikharah berarti kita menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah karena sesungguhnya Allah lah yang Maha Menguasai segala urusan.

Hal ini tercantum dalam Qur’an Surat Ali Imron ayat 154 yang artinya

Katakanlah “Sesungguhnya urusan itu seluruhnya di tangan Allah “

3. Menambah pahala umat dan taqarrubnya pada Allah

Dalam shalat istikharah juga mengandung doa. Sebagaimana dalam hadits dinyatakan : Aku bertanya : Apakah shalat itu wahai Rasulullah ? Baginda Rasul menjawab : “ Sarana pengaduan yang paling baik”.

4. Bukti bergantungnya umat pada Allah SWT

Dengan melaksanakan shalat istikharah terutama pada saat kita sedang gundah gulana, ini merupakan bukti bahwa kita merupakan hamba Allah yang bergantung pada-Nya. Kita memasrahkan segala apa yang terjadi pada sang Khaliq. Dalam firman Allah Qur’an Surat Al-Taubah ayat 51 yang artinya:

Katakanlah “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah Pelindung kami dan hanya kepada Allah-lah orang-orang yang beriman harus bertawakal.

5. Mengikuti tuntunan syar’i

Shalat istikharah merupakan sunnah yang diajarkan oleh baginda Nabi. Melaksanakan shalat istikharah berarti menjadi wujud ketaat seorang hamba pada Allah. Saat dirundung masalah yang mengharuskan kita untuk memilih pilihan yang sulit disyariatkan untuk melaksanakan shalat istikharah.

Saat kita berserah diri kepada Allah dan ridho atas segala yang terjadi karena Allah maka ini merupakan salah satu investasi menuju akhirat yang baik, caranya dengan melaksanakan shalat istikharah. Shalat sunnah ini pun juga bernilai pahala karena merupakan salah satu bukti wujud taat hamba pada Tuhan dan Rasul-Nya.

6. Syiar untuk menghilangkan kebathilan

Banyak hal yang mungkin tidak masuk akal yang menyimpang dalam agama Islam. Misalnya seperti mengundi nasib, percaya pada mitos dan tahayul, datang ke rumah dukun dan perbuatan menyimpang lainnya.

Perbuatan-perbuatan tersebut hendaknya dihindari dalam memutuskan suatu urusan. Salah satu caranya dengan meminta petunjuk dari Allah untuk diberikan jawaban untuk menentukan pilihan yang terbaik tanpa harus menyimpang dari ajaran agama.

7. Menjadi bukti tawakal

Apapun yang terjadi pada suatu makhluk merupakan takdir yang harus diterima dengan ikhlas. Saat kita menyerahkan semua yang terjadi pada diri kita hanya karena Allah maka hal ini menjadi bentuk tawakal yang sempurna pada Allah SWT.

Apapun yang kita pilih dan yang terjadi, semua karena kehendak Allah. Meskipun hal tidak baik menimpa kita pada akhirnya, namun kita tidak boleh berburuk sangka dan menyalahkan takdir. Kita harus senantiasa memelihara prasangka baik pada sang Pencipta.

8. Melatih diri untuk mampu membaca tanda keridhoaan Allah

Adakalanya seorang hamba tergesa-gesa dan kurang cerdas dalam memahami tanda-tanda dan petunjuk dari Allah. Padahal keputusan yang diambil tidak sesuai dengan jalan yang diridhoi Allah. Namun seringkali kita keras kepala dan tidak percaya akan kuasa-Nya. Dengan shalat istikharah berarti kita memiliki kepercayaan bahwa akhirnya apa yang harus kita jalani adalah bimbingan dan keputusan terbaik dari-Nya.

Lantas apa gunanya melaksankan shalat istikharah saat kita sudah merasa mantap dengan suatu keputusan?

Menurut penjelasan dari Ustadz Aris Munandar dituturkan bahwa ada dua alasan dalam alasan ini, yakni :

Apabila seorang telah merasa mantap akan suatu urusan, maka ia memohon kepada Allah agar urusan tersebut baik dan diridhoi oleh Allah sehingga Allah akan mempermudah jalannya untuk melaksanakan urusan tersebut.

Namun apabila perkara tersebut ternyata tidak baik baginya, Allah akan datangkan pencegah dan penghalang baginya sehingga ia tidak bisa melaksanakan urusan tersebut.

Cara Mengetahui Jawaban dari Shalat Istikharah :

Ada beberapa pendapat yang menjelaskan tentang cara Allah menjawab doa shalat istikharah yang dipanjatkan oleh umat-Nya. Ada yang menyatakan melalui mimpi, pada halaman yang dibaca di Al-Qur’an dan juga dengan jalan lain. Namun yang pasti Allah akan memberikan jawaban atas segala doa yang kita panjatkan dengan jawaban yang terbaik.

Oleh sebab itu, kita tidak bisa menutup kemungkinan bagaimana untuk bisa mendapatkan jawaban dari Allah. Meskipun banyak yang berpendapat bahwa jawaban Allah lazimnya akan muncul lewat mimpi namun kita tidak boleh serta merta berputus asa saat kita tidak segera bermimpi.

Terkait perihal mimpi, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Mimpi ada 3 macam: dari Allah, dari setan, dan bisikan hati.” Oleh karena itu, kebenaran akan mimpi hanya memiliki kemungkinan hingga 1/3 nya saja. Sedangkan 1/3 nya lagi kemungkinan merupakan bisikan dari syetan. Dengan demikian, kita harus senantiasa berhati-hati saat kita bermimpi dan menyikapinya dengan pikiran serta hati yang jernih agar tidak terjadi kesalahan berikutnya.

Tuntunan yang paling banyak diungkapkan menurut pendapat para ulama adalah melaksanakan apa yang menjadi kehendak hati. Kita harus senantiasa berhusnuzhon bahwa Allah SWT akan memberikan kebaikan atas apa yang kita putuskan tersebut. Tetap percaya bahwa saat kita berserah kepada Allah maka segala urusan akan menjadi lebih mudah.

Menurut Imam Nawawi,  “Jika seseorang melakukan istikharah, maka lanjutkanlah apa yang menjadi keinginan hatinya.”  Saat seseorang sudah memiliki pilihan dalam hatinya maka segeralah memutuskan urusannya. Kalaupun hasil yang diterima tidak sesuai dengan harapan maka serahkan semua pada Allah karena pasti ada hikmah tersembunyi dibalik apa yang menimpa hidup kita.

Baca Juga : Keutamaan, Niat, Waktu, Tata Cara, Hukum, Doa dan Manfaat Sholat Hajat

Shalat istikharah menjadi shalat sunnah yang diajarkan oleh Baginda Rasul untuk lebih berserah diri kepada Allah. Saat kita tengah berada dalam masalah yang pelik dan mengharuskan kita untuk memilih sebuah pilihan maka kita bisa melaksanakan shalat istikharah untuk memohon petunjuk agar diberi jawaban untuk memilih mana yang lebih baik sesuai dengan syariat agama Islam.

Advertisements

Loading...
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya dari Agama

Advertisements

Terbaru

Minyak Kutus Kutus, Manfaat Minyak Kutus Kutus, Kegunaan Minyak Kutus Kutus, Kelebihan Minyak Kutus Kutus, Khasiat Minyak Kutus Kutus, Efek Samping Minyak Kutus Kutus
MPASI, manfaat MPASI, Khasiat MPASI
Sholat Istiharah, Manfaat Sholat Istiharah, Khasiat Sholat Istiharah
Gluta Pabacea, Manfaat Gluta Pabacea, Khasiat Gluta Pabacea
Sistem-Informasi-Geografis, Manfaat Sistem-Informasi-Geografis
Cara Menghilangkan Kutu Rambut, Kutu Rambut, Kutu, Masalah Rambut
Cara Menghilangkan Kantung Mata, Kantung Mata, Mata, Masalah Kantung Mata, Penyebab Timbulnya Kantung Mata
Menghilangkan Komedo, Cara Menghilangkan Komedo, Komedo, Mengurangi Komedo
Puasa Syawal, Manfaat Puasa Syawal, Khasiat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa Syawal, Cara Melakukan Puasa Syawal
Cara Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit Tangan, Memutihkan Kulit Wajah, Memutihkan Kulit Kaki
Setrika Wajah, Manfaat Setrika Wajah, Khasiat Setrika Wajah, Cara Setrika Wajah, Gambar Setrika Wajah, Tuorial Setrika Wajah
Wudhu, Manfaat Wudhu, Khasiat Wudhu, Keutamaan Wudhu, Thaharah
Suntik Vitamin C, Manfaat Suntik Vitamin C, Khasiat Suntik Vitamin C
Keanekaragaman Hayati
Garnier Sakura White, Manfaat Garnier Sakura White, Pelembab Kulit, Manfaat Garnier Sakura White, Khasiat Garnier Sakura White, Kegunaan Garnier Sakura White, Kelebihan Garnier Sakura White
Silaturahmi, Manfaat Silaturahmi Khasiat Silaturahmi, Hikmah Silaturahmi, Pahala Silaturahmi
Puasa Tasu'a, Manfaat Puasa Tasu'a, Khasiat Puasa Tasu'a
Nu Amoorea, Manfaat Nu Amoorea, Sabun Anoorea, Sabun Nu Amoorea, Sabun Kecantikan
Nano Spray, Manfaat Nano Spray, Khasiat Nano Spray
Advertisements
To Top