Connect with us
Hutan Mangrove, Manfaat Hutan Mangrove, Khasiat Hutan Mangrove

Geografi

29 Manfaat Hutan Mangrove dari Segi Ekologis, Ekonomi Serta Upaya Melestarikan

Manfaat Hutan Mangrove – Di Indonesia, ada banyak sekali jenis hutan, salah satunya ialah hutan mangrove atau hutan bakau. Hutan mangrove merupakan hutan yang tumbuh di sekitar muara sungai atau pantai. Pertumbuhan hutan mangrove sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Ekosistem hutan bakau dipenuhi oleh vegetasi mangrove, biota perairan dan berbagai satwa. Hutan mangrove dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, akan tetapi sangat mudah rusak dan pulih kembali.

Hutan Mangrove, Manfaat Hutan Mangrove, Khasiat Hutan Mangrove

Dalam masyarakat, Istilah hutan mangrove sering disamakan dengan hutan bakau, padahal sebenarnya tidak demikian. Hutan bakau tidak terbentuk hanya pada satu spesies tanaman saja, tetapi mencakup semua tanaman dan pepohonan yang hidup dan tumbuh pada suatu tempat yang terkena pasang surut air laut termasuk tanaman bakau didalamnya. Sedangkan hutan bakau hanya ditumbuhi oleh tanaman bakau saja.

Ciri-Ciri Hutan Mangrove

Hutan mangrove merupakan salah satu hutan yang unik dan pastinya mempunyai karakteristik dan ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan hutan yang lain. Berikut ini ada beberapa ciri-ciri khas hutan bakau yang perlu anda ketahui.

  • Tumbuh pada pada tanah yang berlumpur
  • Sangat bergantung dengan pasang surut air laut
  • Tidak terpengaruh terhadap iklim
  • Tidak mempunyai struktur tajuk
  • Tanah tempat tumbuh tergenang air
  • Terdiri dari beberapa spesies tumbuhan
  • Kulit pohon memiliki lentisel
  • Memiliki lentisel di bagian kulit pohon
  • Bersifat vivipar atau berkecambah
  • Akar pohon tidak beraturan

Luas dan Penyebaran Mangrove

Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, yaitu 25% dari total semua hutan bakau yang ada di dunia. Pada tahun 1982, luas hutan mangrove di Indonesia mencapai 4,5 juta hektar. Namun, pada tahun 1987, luas hutan mangrove berkurang dan hanya 3,24 juta hektar saja. Bahkan pada tahun 1995 hutan mangrove di Indonesia hanya memiliki luas 2,06 juta hektar.

Loading...

Hutan mangrove di Indonesia berkembang pada muara-muara sungai dan daerah pantai dengan lebar hingga mencapai ratusan meter. Hutan bakau tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia, namun yang paling luas terdapat di wilayah Irian Jaya, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Riau dan Maluku.

Jenis-Jenis Hutan Mangrove

1. Rhizophoraceae

Jenis hutan mangrove yang paling mendominasi adalah Rhizophoraceae atau sering kita sebut bakau. Pohon yang satu ini biasanya tumbuh di daerah pesisir pantai. Rhizophoraceae dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu bakau, tancang dan tangere. Ketiga jenis tumbuhan tersebut biasanya tumbuh dalam satu atau beberapa wilayah. Karena tumbuh di pesisir pantai, bakau sangat beruna untuk mencegah terjadinya abrasi.

2. Sonneratiaceae

Jenis mangrove lainnya yang sering ditemukan adalah Sonneratiaceae. Sonneratiaceae juga biasa dikenal dengan sebutan Mangrove Apple. Sonneratiaceae dapat bertahan hidup walaupun hanya terendam air 10 hingga 19 kali dalam satu bulan. Jenis mangrove yang satu ini biasanya ditemukan pada area yang tidak selalu terendam air. Saat habitatnya sedang tidak terendam air, maka akar pohonnya akan mencuat keatas.

3. Avicenniaceae

Jenis mangrove selanjutnya adalah Avicenniaceae atau pohon api-api. Karakteristik dari pohon api-api hampir sama dengan Sonneratiaceae. Pohon api-api tinggal pada habitat yang tidak terlalu sering terendam air. Pohon api-api bisanya banyak tumbuh didaerah yang dekat dengan laut dengan tanah yang agar berpasir.

4. Famili Meliaceae

Famili Meliaceae juga salah satu jenis hutan mangrove yang sering ditemukan di Indonesia. Hutan bakau ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Hibiscus spp dan Xylocarpus. Jenis Xylocarpus biasanya tumbuh pada daerah-daerah yang dipengarui oleh pasang-surut air laut. Sedangkan Hibiscus spp sering dijumpai tumbuh pada wilayah yang jarang terendam air.

Manfaat Hutan Mangrove dari Segi Ekologis

1. Melindungi Abrasi Laut

Hutan mangrove jenis bakau yang timuh di area rawa atau sekitar garis pantai akan membantu melindungi tanah dari abrasi air laut. Seperti yang kita ketahui, air laut sering mengalami pasang dan surut. Dengan adanya proses tersebut, tanah disekitar garis pantai dapat terkikis air laut sehingga daratan menjadi mengecil. Hal seperti ini jika dibiarkan secara terus-menerus akan membuat garis pantai mengalami erosi.

2. Menjaga Kualitas Air

Masyarakat yang tinggal di pesisir pantai tidak bisa memanfaatkan air laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari karena kandungan garam pada air laut cukup tinggi. Dengan adanya hutan mangrove, maka perairan payau akan terbentuk disekitar pantai. Mangrove dapat menyaring air laut secara alami sehingga menjadi cukup tawar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

3. Menjaga Iklim dan Cuaca

Manfaat hutan mangrove berikutnya yang tidak kalah penting adalah menjaga iklim dan cuaca. Iklim dan cuaca bisa berubah-ubah dengan cepat karena berbagai macam faktor, salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu adanya kerusakan alam. Hutan bakau dapat menjaga keseimbangan ekosistem antara darat, pantai dan laut. Disamping itu, hutan mangrove dapat membuat iklim dan cuaca menjadi stabil sehingga dapat terhindar dari bencana.

4. Mengatasi Pencemaran Air Laut

Laut kerapkali dijadikan sebagai tempat dilakukannya berbagai industri, salah satunya ialah industri kilang minyak. Hal ini pastinya akan membuat air laut menjadi tercemar, ditambah lagi zat sisa pembaran mesin dari kapal-kapal yang berlayar di laut. Berbagai zat berbahaya dan beberapa jenis logam semakin mencemari air laut.

Hutan mangrove dengan tanaman bakaunya yang tumbuh di tepi pantai sangat bermanfaat mengatasi pencemaran dan membuat air disekitarnya menjadi lebih bersih dari kontaminasi zat berbahaya. Tanaman bakau menyerap sampah dan zat logam yang mengotori laut. Dengan ini, pantai menjadi terbebas dari polusi dan aman untuk manusia dan biota laut.

5. Menjadi Habitat Berbagai Satwa

Hutan mangrove bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi beberapa makhluk hidup. Salah satunya yaitu beberapa jenis burung langka yang memang hanya bisa tinggal pada area hutan bakau. Tidak hanya itu saja, beberapa hewan seperti ikan, kerang, udang, dan kepiting juga banyak berkembang di kawasan hutan mangrove.

Manfaat Hutan Mangrove dari Segi Ekologis Lainnya:

6. Tempat pembudidayaan terumbu karang
7. Sebagai ekosistem tumbuhan
8. Perlindungan terhadap bencana alam
9. Menetralisir bahan pencemar
10. Mengendapkan lumpur
11. Membuat daratan baru
12. Penyerap karbon
13. Mengurangi suhu panas bumi
14. Pengendali intuisi air laut
15. Cadangan unsur hara
16. Menyeimbangkan ekosistem
17. Menghasilkan madu
18. Menghasilkan Oksigen
19. Sumber Pakan Ternak
20. Mencegah pemanasan global
21. Buah mangrove sebagai bahan makanan
22. Daun jeruju menjadi olahan makanan
23. Sebagai tanaman obat
24. Penghasil bibit hewan

Manfaat Hutan Mangrove dari Segi Ekonomi

1. Penghasil kayu

Kayu adalah salah satu hasil dari hutan mangrove yang bisa dimanfaatkan untuk membantu perekonomian masyarakat. Kayu yang berasal dari pohon-pohon hutan bakaubisa digunakan sebagai bahan furniture seperti meja, kursi, lemari, dsb. Selain itu, kayu mangrove juga dapat digunakan sebagai bahan bangunan dan bahan bakar.

2. Sumber Pendapatan Nelayan

Hutan mangrove yang tumbuh disekitar pantai dengan akar yang menjalar menjadi habitat biota laut seperti udang, ikan, kerang dan kepiting. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan. Dengan adanya hasil perikanan yang melimpah dari hutan mangrove, pendapatan para nelayan akan semakin meningkat.

3. Penghasil zat pewarna alami

Hutan mangrove juga menghasilkan kulit kayu berwarna merah. Kulit kayu ini dimanfaatkan untuk industri produk kulit seperti septau, dompet, tas, dan masih banyak lagi. Kulit kayu mangrove yang mengandung tannin biasanya akan dikupas dan diekstrak. Warna merah yang dihasilkan dari ekstraksi akan digunakan sebagai pewarna pada produk-produk kulit. Namun, sebagian besar industri produk kulit menggunakan zat pewarna buatan sebagai pengganti tannin, demi melestarikan hutan mangrove.

4. Penghasil arang

Arang adalah salah satu bahan bakar yang sering digunakan oleh masyarakat pedesaan. Arang juga dapat digunakan untuk mendukung industri tertentu. Kayu hitam dari hutan mangrove sangat baik untuk produksi arang. Masyarakat yang tinggal disekitar hutan mangrove tak jarang memanfaatkan kayu hitam tersebut sebagai mata pencaharian.

5. Penghasil Nipah

Nipah adalah salah satu hasil hutan mangrove yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Daun nipah dapat dianyam dan dimanfaatkan sebagai atap rumah yang kuat dan bertahan hingga 5 tahun. Pembuatan atap nipah ini berperan penting bagi perekonomian 1.475 keluarga dengan hasil mencapai 460 ton pada tahun 1999.

Upaya dan Cara Melestarikan Hutan Mangrove

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, hutan mangrove memiliki banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Hutan mangrove juga sangat sulit dipulihkan jika sudah mengalami kerusakan. Untuk itu, hutan mangrove perlu dijaga dan dilestarikan dengan baik. Lalu hal apa saja yang harus dilakukan dalam upaya melestarikan hutan mangrove? Simak beberapa cara berikut:

1. Mengembalikan fungsi hutan mangrove

Sekarang ini, ada banyak sekali kawasan hutan mangrove yang telah dikonversi untuk kepentingan lain. Hal ini menyebabkan luas hutan bakau di Indonesia semakin berkurang. Untuk mengatasinya, diperlukan pengembalian semua kawasan hutan mangrove yang telah dikonversi agar kembali kepada fungsi alaminya.

2. Pemanfaatan secara bijaksana

Hutan mangrove memang memiliki banyak manfaat, tapi bukan berarti boleh dieksploitasi tanpa memikirkan kelestariannya. Pemanfaatan hutan mangrove harus dilakukan dengan bijaksana dan dikelola sesuai dengan peraturan yang ada.

3. Peningkatan pengetahuan masyarakat

Hutan mangrove sangatlah penting karena memiliki fungsi sebagai konservasi lahan pantai. Masyarakat setempat perlu menyadari tentang fungsi dari hutan mangrove dan juga memahami konservasi dengan baik. Jika masyarakat telah memiliki kesadaran dan memahami pentingnya konservasi, maka hutan mangrove selamat dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

4. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk melestarikan hutan mangrove

Kesadaran masyarakat dalam hal melestarikan hutan mangrove juga harus dipupuk. Bagaimanapun, yang sangat berperan dalam menjaga kelestarian hutan mangrove adalah masyarakat yang tinggal di sekitarnya.

5. Memberikan sanksi

Hal terakhir yang dapat dilakukan demi menjaga kelestarian hutan mangrove adalah dengan memberi sanksi pada siapapun yang berbuat kerusakan. Memberikan sanksi dimaksudkan agar masyarakat jera dan lebih menyadari akan pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove. Selain masyarakat, dalam hal ini pemerintah juga harus turun tangan agar pelaku benar-benar jera.

Baca Juga: Manfaat dan Khasiat Pantai Dalam Semua Bidang Serta Dampaknya

Itulah bahasan mengenai Hutan Mangrove, mulai dari ciri-ciri, jenis, manfaat dari segala aspek hingga cara melestarikannya. Hutan mangrove memang memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kehidupan, akan tetapi pemanfaatannya harus dilakukan secara bijak agar kelestarian tetap terjaga dengan baik.

Advertisements

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Lainnya dari Geografi

RSS Khasiat terbaru

Terbaru

Cara Menghilangkan Kutu Rambut, Kutu Rambut, Kutu, Masalah Rambut
Cara Menghilangkan Kantung Mata, Kantung Mata, Mata, Masalah Kantung Mata, Penyebab Timbulnya Kantung Mata
Menghilangkan Komedo, Cara Menghilangkan Komedo, Komedo, Mengurangi Komedo
Puasa Syawal, Manfaat Puasa Syawal, Khasiat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa Syawal, Cara Melakukan Puasa Syawal
Cara Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit Tangan, Memutihkan Kulit Wajah, Memutihkan Kulit Kaki
Setrika Wajah, Manfaat Setrika Wajah, Khasiat Setrika Wajah, Cara Setrika Wajah, Gambar Setrika Wajah, Tuorial Setrika Wajah
Wudhu, Manfaat Wudhu, Khasiat Wudhu, Keutamaan Wudhu, Thaharah
Suntik Vitamin C, Manfaat Suntik Vitamin C, Khasiat Suntik Vitamin C
Keanekaragaman Hayati
Garnier Sakura White, Manfaat Garnier Sakura White, Pelembab Kulit, Manfaat Garnier Sakura White, Khasiat Garnier Sakura White, Kegunaan Garnier Sakura White, Kelebihan Garnier Sakura White
Silaturahmi, Manfaat Silaturahmi Khasiat Silaturahmi, Hikmah Silaturahmi, Pahala Silaturahmi
Puasa Tasu'a, Manfaat Puasa Tasu'a, Khasiat Puasa Tasu'a
Nu Amoorea, Manfaat Nu Amoorea, Sabun Anoorea, Sabun Nu Amoorea, Sabun Kecantikan
Nano Spray, Manfaat Nano Spray, Khasiat Nano Spray
Menggunakan Jilbab, Manfaat Menggunakan Jilbab, Berjilbab, Berhijab
Pasar Modal
Puasa Arafah, Manfaat Puasa Arafah, Khasiat Puasa Arafah
Bunga Kamboja, Manfaat Bunga Kamboja, Pohon Kamboja, Khasiat Bunga Kamboja, Bunga Kamboja Kuning, Bunga Kamboja Putih
Puasa Mutih, Manfaat Puasa Mutih, Khasiat Puasa Mutih, Dalil Puasa Mutih
To Top