Connect with us

50 Manfaat MPASI untuk Bayi, Jenis, Aturan, Cara Membuat Serta Efek Samping

Makanan

50 Manfaat MPASI untuk Bayi, Jenis, Aturan, Cara Membuat Serta Efek Samping

Manfaat MPASI – Makanan Pendamping ASI, Makanan Penambah ASI atau MPASI adalah tambahan makanan bayi umur 6 bulan ke atas. Jenis makanan ini sifatnya hanya mendampingi saja, jadi meskipun bayi sudah diberi makanannya, susu ASI tetap diberikan. Sebab, air susu ibu memang wajib diberikan hingga umur 2 tahun.

MPASI, manfaat MPASI, Khasiat MPASI

Meski demikian, rupanya banyak ibu yang memberikan MPASI di umur 4 bulan bahkan kurang. Tentu ini tindakan yang gegabah, sebab kondisi usus dan sistem pencernaan anak di umur segini belumlah kuat. Memberikan makanan penambah ASI justru dikhawatirkan akan melukai organ pencernaan. Untuk itu memang ada tanda-tanda atau ciri-ciri waktu yang tepat, kapan bayi diberi MPASI.

Jenis-Jenis MPASI :

Ada banyak jenis-jenis MPASI yang bisa diberikan kepada anak. Kuncinya memang ada pada kreativitas bunda dan kandungan gizi yang mesti diperhatikan. Meskipun masih bayi, tetap kebutuhan gizi itu nomor satu. Di bawah ini adalah urutan mengenai makanan yang baiknya diberikan kepada bayi umur 6 bulan ke atas:

1. Makanan Pertama yang Lembut

Mulai-mula memang bayi harus diberi MPASI yang teksturnya lembut, ini memang makanan bayi umur 6 bulan yang ideal. Di swalayan banyak dijual produk bubur dan sereal instan yang bisa diberikan pada bayi. Namun sebetulnya pemberian biji-bijian begini untuk makanan pemula kuranglah baik karena ditakutkan bayi kelebihan arsenik dalam tubuhnya. Makanya untuk makanan pertama ini disarankan untuk memberi buah-buahan dan sayuran yang diblender saja. Paling praktis adalah memberi kerokan pisang, buah naga atau alpukat.

Loading...

2. Finger Food

Jika sudah memperkenalkan makanan pertama bertekstur lembut pada bayi, kini memasuki usia 7-8 bulan, cobalah untuk memberikan finger food, yakni makanan yang dipotong-potong seukuran jari. Cobalah latih anak untuk memegang sendiri makanannya dan perhatikanlah, betapa gemasnya memang bayi pasti akan cenderung memakan finger food ini. Untuk contohnya, coba berikan biskuit atau buah yang dipotong seukuran jari.

3. Makanan Lanjutan

Ketika bayi berumur 1 tahun, tentu saja sudah sangat aktif dan mampu makan dengan baik. Kini saatnya memberikan MPASI berupa makanan lanjutan. Ini adalah jenis makanan yang sebagaimana dimakan orang dewasa, memenuhi kaidah 4 sehat 1 sempurna.

Bayi umur segini biasanya sudah mampu makan nasi, ayam, telur atau ikan. Ada yang perlu diperhatikan, jangan banyak-banyak menambahkan bumbu masak seperti gula, garam apalagi MSG, ini tidak baik bagi anak kecil, alangkah baiknya makanan dimasak plain saja.

4. Belajar Minum Pakai Gelas

Memang agak susah mengajari anak minum pakai gelas. Apalagi kalau dia tipikal anak yang suka ngempeng atau ngedot, tentu lepas dari botol susu sangatlah sulit. Namun biasakanlah dan terus ajarkan anak minum pakai gelas. Ini sangat baik untuk melepas dari kebiasaan mengempeng. Apalagi minum pakai gelas juga baik untuk mendukung pertumbuhan gigi dan gusi, supaya tumbuhnya gigi anak jadi baik.

5. Makan Rutin 3 Kali Sehari

Jika anak bayi sudah benar-benar sanggup makan MPASI dengan baik, ini biasanya mulai umur 1 tahun, biasakanlah untuk memberikannya makan rutin 3 kali sehari di jam yang tepat dan benar, sebagaimana orang dewasa. Ada beberapa anak yang susah makan ataupun mau makan tapi hanya dikemut saja, ini artinya bunda harus pintar-pintar membujuknya.

Misalnya makan sambil bermain atau mendengarkan musik, bisa pula sambil menonton video anak-anak. Intinya, buatlah perasaan anak jadi gembira dulu, supaya nafsu makannya meningkat. Jika dengan cara-cara begini tetap sulit, maka pemberian obat penambah nafsu makanan alami, seperti cekokan temulawak amat baik.

Aturan Pemberian MPASI :

Ada beberapa ciri atau tanda di mana bayi bisa diberi makanan penambah ASI. Ciri di bawah ini berlaku umum pada semua anak, yaitu:

1) MPASI diberikan saat bayi memasuki atau sudah melewati umur 6 bulan

2) Bayi mulai memperhatikan makanan yang dimakan orang dewasa. Ia akan melihat dengan saksama seolah “ingin” memakannya juga.

3) Jika diberi makanan itu, ia akan meraihnya dan segera memasukkannya ke dalam mulut. Walaupun cuma dijilati dan dikulum-kulum.

4) Bayi mulai bisa mengunyah makanan atau memberikan gerakan seperti mengunyah.

5) Anak bayi bisa duduk dengan kepala yang kuat kokoh tanpa batuan disangga orang lain.

6) Jika ibu mendulang (mendekatkan sendok) di dekat mulut bayi, sang bayi akan menganga seperti paham sedang disuapi.

7) Meminum susu lebih banyak dari biasanya dan sering terbangun di saat tidur karena merasa lapar

8) Mulailah memberikan MPASI yang teksturnya lembut, seperti bubur sum-sum yang terbuat dari tepung-tepungan, buah-buahan yang diblender atau dihaluskan/dikerok dengan sendok atau biskuit bayi.

9) Hindari memberikan makanan yang mengandung gula yang banyak, garam apalagi penyedap rasa. Hindari pula memberikan susu sapi dan kental manis.

10) Jangan terlalu sering memberikan makanan instan kemasan, namun cobalah bunda berkreasi membuat makanan pendamping ASI yang alami

Manfaat MPASI untuk Bayi :

1. Menambah Vitamin dan Mineral Pada Bayi

Ada banyak kandungan gizi dan nutrisi yang ada di dalam MPASI yang mana ini lebih komplit dibandingkan sekadar air susu ibu saja. Vitamin dan mineralnya tentu saja tergantung dari buah, sayur maupun makanan pendamping lainnya yang diberikan. Vitamin dan mineral ini akan diproses oleh tubuh menjadi zat-zat makanan yang amat mempengaruhi enzim dan hormon yang diperlukan bayi agar bisa tumbuh dengan baik.

2. Membantu Lepas dari ASI Perlahan-Lahan

Ada banyak kasus di mana anak enggan lepas dari air susu ibu, padahal umurnya sudah di atas 2 tahun. Biasanya yang seperti ini disebabkan karena ibu jarang memberikan MPASI pada anaknya. Nah, makanya mulai sekarang, jika anak sudah masuk umur 6 bulan, cobalah memperkenalkan makanan pertama pada bayi. Untuk nantinya berkembang menjadi finger food dan makanan jenis lainnya.

3. Menunjang Pertumbuhan Badan Bayi

ASI memang sangat utama dibutuhkan tubuh anak. Namun tidak semua ibu diberkahi ASI yang melimpah. Namun pemberian MPASI bukanlah disebabkan karena banyak tidaknya air susu ibu, melainkan ini adalah kewajiban yang harus diberikan begitu anak masuk umur 6 bulan. Semata-mata agar anak bisa tumbuh badannya dengan baik, tidak kena gizi buruk.

4. Mencegah Gizi Buruk

Ya, gizi buruk banyak menimpa anak kecil, balita yang terlalu kurus badannya dan tidak bisa tumbuh sebagaimana anak lain. Biasanya ada keterlambatan pula dalam belajar, lambat bicara atau malah belum bisa berjalan. Untuk mencegah ini semua, bisa dengan memberikan MPASI. Tentunya harus dipilih makanan bayi 6 bulan ke atas yang sehat.

5. Menunjang Perkembangan Mental

Seorang ibu tentu ingin memiliki anak yang mentalnya berkembang. Maksudnya mental di sini adalah soal sikap dewasanya anak, misalnya jadi lebih aktif, ekspresif dan tidak mudah menangis. Bayi yang memasuki umur 6 bulan sudah dapat melakukan protes jika dirinya lapar, maka ia akan rewel dan menangis. Inilah saat yang tepat memberikan MPASI, sebab ASI saja tidak dapat memenuhi kebutuhan kalorinya.

Manfaat MPASI untuk Bayi Lainnya :

6. Mencegah busung lapar

7. Mengatasi keterlambatan belajar

8. Mencegah gangguan pertumbuhan tulang

9. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh bayi

10. Merangsang tumbuhnya gigi

11. Meningkatkan kedekatan ibu dengan anak

12. Membuat suasana anak bayi jadi happy

13. Mencegah bayi rewel menangis

14. Menambah berat badan bayi

15. Membuat anak tumbuh tinggi

Menu dan Cara Membuat MPASI :

Sebetulnya menu MPASI itu ada banyak sekali, mencakup seluruh buah dan sayuran yang kiranya bisa diberikan pada anak bayi. Selain itu, penggunaan beras untuk membuat bubur juga baik diberikan, tapi setelah bayi memang sanggup memakan makanan pendamping ASI dengan baik. Hindari memberikan gula tinggi pada anak, sebab bisa meningkatkan resiko kanker, obesitas dan gangguan psikomotorik dan mental, di mana anak justru jadi mudah lemas dan kurang enerjik.

1. Bubur Bayi

Membuat bubur MPASI untuk bayi ada 2 versi, yaitu bubur sumsum (halus) ataupun bubur beras (kasar). Tentunya keduanya memiliki penggunaan masing-masing. Untuk pengenalan pada bayi 6 bulan, sebaiknya berikan saja bubur halus, nanti kalau sudah 7 bulan ke atas bisa dicoba bubur beras.

Selain itu bisa pula dengan tepung berasnya saja, nantinya akan menghasilkan bubur sumsum putih, merah, hitam, sebagaimana dalam kemasan instan MPASI. Tidak ada cara khusus dalam membuatnya, paling penting, jangan tambahkan banyak penyedap rasa, seperti gula dan garam. Alangkah baiknya agar plain (hambar) saja. Namun menaburkan sedikit garam juga boleh.

2. Sereal dan Biskuit

Untuk mengolah sereal dan biskuit sebagai MPASI sangat mudah, sebab ini biasanya hanya tinggal diseduh dengan air panas hangat saja. Namun hati-hati dalam memberikan sereal dan biskuit, tidak boleh terlalu banyak. Jadi sehari cukup 1 kali saja, baiknya di waktu siang.

3. Buah-Buahan yang Bagus untuk Bayi

Ada banyak MPASI buah yang bagus untuk bayi, seperti pisang yang dikerok, alpukat kerok maupun buah naga kerok. Maksudnya adalah cukup dikerok pakai sendok saja. Kecuali untuk buah-buah lain seperti misalnya jeruk, mangga, apel, sebaiknya diblender dulu. Khusus untuk apel, baiknya direbus dulu untuk hilangkan getahnya.

4. Sayuran untuk Bayi

Biasanya MPASI sayuran untuk bayi dimakan dengan cara diblender dulu, lalu dicampurkan ke dalam bubur beras. Bisa pula justru sayuran ini dimasak bersamaan dengan berasnya supaya rasanya jauh lebuh enak. Semua jenis sayuran yang tidak pahit, sepertinya bayi suka. Paling populer tentu saja adalah bayam dan brokoli.

5. Puding untuk Bayi

Ini dia salah satu MPASI favorit bayi, puding. Kini banyak dijual puding-puding susu dan buah dalam kemasan instan yang memang khusus untuk bayi. Jadi tidak perlu repot tentang cara memasaknya. Namun bila tidak menggunakannya, maka bisa dengan membuat silky pudding sendiri, yaitu dengan puding plain, susu formula dan jus buah yang dipanaskan bersama. Jangan menambahkan banyak gula dan jangan pernah pakai susu sapi maupun kental manis karena ini tidak cocok untuk balita.

Makanan Penambah ASI Lainnya :

6. Kentang rebus

7. Telur rebus

8. Sup ayam

9. Roti

10. Ikan fillet goreng

Efek Samping MPASI :

Ada banyak efek yang terjadi karena pemberian makanan pendamping ASI ini, makanya bunda harus berhati-hati dalam memberikannya. Pilihlah hanya MPASI yang bergizi dan sesuai aturan seperti yang dipaparkan di atas. Apalagi pada pemberian awal-awal, biasanya anak bayi masih perlu adaptasi. Paling sering, mereka akan kena diare atau batuk.

1. Memicu lepas dari ASI di umur sebelum 2 tahun

2. Gangguan pencernaan pada bayi

3. Batuk

4. Keracunan

5. Diare

6. Muntah

7. Anak menangis

8. Alergi kulit

9. Tersedak

10. Obesitas

Baca Juga: Manfaat dan Khasiat Oatmeal untuk Kesehatan, Kecantikan Serta Efek Samping

Walau memiliki banyak efek seperti di atas, sungguh MPASI tidaklah berbahaya untuk anak. Makanan ini bisa menunjang pertumbuhan anak, sebelum lulus minum ASI hingga full 2 tahun lamanya. Kunci keberhasilan pemberian makanan pendamping ASI ini adalah pada pengetahuan dan tanggung jawab sang ibu. Berikanlah hanya makanan yang baik saja, niscaya anak pun akan tumbuh dengan baik.

Advertisements

Loading...
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lainnya dari Makanan

Advertisements

Terbaru

Minyak Kutus Kutus, Manfaat Minyak Kutus Kutus, Kegunaan Minyak Kutus Kutus, Kelebihan Minyak Kutus Kutus, Khasiat Minyak Kutus Kutus, Efek Samping Minyak Kutus Kutus
MPASI, manfaat MPASI, Khasiat MPASI
Sholat Istiharah, Manfaat Sholat Istiharah, Khasiat Sholat Istiharah
Gluta Pabacea, Manfaat Gluta Pabacea, Khasiat Gluta Pabacea
Sistem-Informasi-Geografis, Manfaat Sistem-Informasi-Geografis
Cara Menghilangkan Kutu Rambut, Kutu Rambut, Kutu, Masalah Rambut
Cara Menghilangkan Kantung Mata, Kantung Mata, Mata, Masalah Kantung Mata, Penyebab Timbulnya Kantung Mata
Menghilangkan Komedo, Cara Menghilangkan Komedo, Komedo, Mengurangi Komedo
Puasa Syawal, Manfaat Puasa Syawal, Khasiat Puasa Syawal, Tata Cara Puasa Syawal, Cara Melakukan Puasa Syawal
Cara Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit, Memutihkan Kulit Tangan, Memutihkan Kulit Wajah, Memutihkan Kulit Kaki
Setrika Wajah, Manfaat Setrika Wajah, Khasiat Setrika Wajah, Cara Setrika Wajah, Gambar Setrika Wajah, Tuorial Setrika Wajah
Wudhu, Manfaat Wudhu, Khasiat Wudhu, Keutamaan Wudhu, Thaharah
Suntik Vitamin C, Manfaat Suntik Vitamin C, Khasiat Suntik Vitamin C
Keanekaragaman Hayati
Garnier Sakura White, Manfaat Garnier Sakura White, Pelembab Kulit, Manfaat Garnier Sakura White, Khasiat Garnier Sakura White, Kegunaan Garnier Sakura White, Kelebihan Garnier Sakura White
Silaturahmi, Manfaat Silaturahmi Khasiat Silaturahmi, Hikmah Silaturahmi, Pahala Silaturahmi
Puasa Tasu'a, Manfaat Puasa Tasu'a, Khasiat Puasa Tasu'a
Nu Amoorea, Manfaat Nu Amoorea, Sabun Anoorea, Sabun Nu Amoorea, Sabun Kecantikan
Nano Spray, Manfaat Nano Spray, Khasiat Nano Spray
Advertisements
To Top