Connect with us
Ranitidine, Manfaat Ranitidine, Khasiat Ranitidine, Dosis Ranitidine, gambar Ranitidine, Obat Ranitidine

Obat

10 Manfaat Ranitidine, Jenis, Kandungan, Dosis, Aturan Pakai, Harga, Serta Efek Samping

Manfaat Ranitidine –  Ranitidine merupakan salah satu nama obat asam lambung yang sekarang ini banyak digunakan untuk mengatasi salah satu masalah pencernaan yaitu GERD, tukak lambung, dan asam lambung. Obat ini dikatakan menjadi salah satu obat yang paling manjur dalam mengatasi masalah lain lambung seperti maag, heartburn, diare, sakit perut, atau masalah bagian pencernaan lainnya. Sebagai seorang konsumen obat ini, sebaiknya Anda harus tahu persis bagaimana kandungan, manfaat, dan dosis yang pas agar terhindar dari berbagai efek samping.

Ranitidine, Manfaat Ranitidine, Khasiat Ranitidine, Dosis Ranitidine, gambar Ranitidine, Obat Ranitidine

Walaupun juga diberikan oleh dokter, obat ini juga tersedia tanpa resep dan termasuk dalam jenis obat H2 histamine blocker. Jika Anda menggunakan obat ini tanpa resep, perhatikan dengan seksama resep yang diberikan oleh orang yang ahli dan beberapa sumber informasi terpercaya atau Anda juga bisa memerhatikan dengan seksama kemasan dari obat ini. Jika salah dalam penerapan dosis, beberapa efek samping berbahaya mungkin bisa terjadi dan di waktu tersebut lah Anda bisa meminta bantuan dokter.

Kandungan Ranitidine :

  • Ranitidinine: 150mg
  • Ranitidine 25mg/2 mL injeksi

Dosis Ranitidine :

  • Untuk orang dewasa, berikan sekitar 150 mg sebanyak 2 kali dalam sehari atau setara dengan 300 mg. Berikan sebelum makan atau setelah makan dengan parenteral 50 mg setiap 6-7 jam per hari.
  • Dosis orang dewasa penderita maag atau semacamnya, berikan 75 mg secara oral setiap 30 atau 60 menit sebelum makan, cukup sekali dalam sehari.
  • Dosis orang dewasa yang stress, berikan dengan parenteral 50 mg setiap 6-8 jam.
  • Dosis orang dewasa dengan masalah asam lambung berat, berikan 150 mg 2 kali dalam sehari dengan parenteral 50 mg setiap 6-8 jam.
  • Dosis untuk anak-anak usia 1 bulan – 16 tahun, 2-mg,kg, dibagi setiap 6-8 jam dengan jumlah maksimun 200 mg per hari.
  • Dalam metode oral, berikan pengobatan sebanyak 4-8 mg/kg 2 kali dalam sehari setiap 12 jam.
  • Jika anak sedang dalam perawatan, berikan 2-4mg/kg/ dalam sehari secara oral, cukup satu kali saja.
  • Untuk masalah takaran pemberian, biasanya sudah diberikan resep oleh dokter ketika berobat. Ketika terjadi perubahan keadaan pada pasien, bisa mengikuti dosis di atas namun lebih disarankan mengikuti resep dokter atau membawa pasien ke rumah sakit jika masalah kesehatannya semakin parah.

Aturan Pakai Ranitidine :

  • Biasanya obat Ranitidine ditujukan untuk mengobati masalah maag atau asam lambung. Tidak sembarangan, dosis yang baik untuk obat ini harus benar-benar berasal dari resep dokter atau mengikuti umumnya saja. Perbedaan usia juga menentukan berapa banyak dosis yang harus diambil. Untuk orang dewasa dengan kisaran umur 17-64 tahun sebaiknya diberikan Ranitidine sebanyak 150 mg sekali sehari atau bisa juga dua kali sehari.
  • Untuk penderita maag, disarankan untuk mengkonsumsi sebanyak 75 mg sekali dalam sehari dan dimakan 30-60 menit sebelum Anda makan. Penggunaan maksimun untuk maag atau asam lambung lainnya adalah 150 mg, dalam artian lain bisa menggunakan 2 kali dalam sehari dengan dosis masing-masing 75 mg.
  • Sedangkan untuk anak-anak usia 1-16 tahun, berikan takaran dosis yang disarankan dokter dengan metode oral atau diminumkan melalui mulut. Perhatikan dengan berat dan usia anak, karena pemberian yang berlebihan bisa menyebabkan overdosis dengan berbagai efek samping. Untuk anak 12 tahun ke atas, berikan 75 mg satu kali dalam sehari dan diberikan 30 – 60 menit sebelum makan. Masalah tukak lambung, 4-8 mg/kg berat anak 2 kali perhari. Maksimal cukup diberikan 150 mg per hari.
  • Ada beberapa jenis pasien yang sebaiknya disarankan untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi Ranitidine yaitu wanita hamil atau menyusui, penderita gangguan ginjal, anak-anak belia, pasien yang memiliki riwayat profiria, dan pasien yang memiliki alergi. Jika keadaan semakin parah, hentikan pemberian obat dan segera hubungi dokter kepercayaan Anda untuk penanganan lebih lanjut.

Jenis Ranitidine :

  • Tablet, jenis ini cocok untuk digunakan untuk penderita yang tidak terlalu perah karena struktrur obat jenis tablet cenderung lebih kasar namun tetap bereaksi lebih cepat dari jenis obat lain. Sama hal nya dengan obat jenis lain, simpan obat tablet ini di tempat yang sejuk agar tidak terjadi perubahan kandungan karena iklim cuaca yang terlalu buruk.
  • Ampul, penggunaan obat Ranitidine jenis ini biasanya digunakan oleh pasien yang terlalu lemah dan kurang kekuatannya untuk menelan obat jenis tablet. Selain itu, obat jenis ini banyak ditemukan di rumah sakit, berbeda dengan jenis tablet yang diberikan oleh pasien dan dikonsumsi di rumah saja. Penggunaan obat jenis ini membantu penanganan lebih cepat karena bentuknya yang cair.

Harga Ranitidine :

Harga obat ini tergantung dari jenis dan berapa takarannya, namun pada umumnya yang dijual adalah 150mg sebagai standar dengan harga sebagai berikut:

  • Ranitidine Dexa 150mg TAB, Rp 301,-
  • Ranitidine Erela 150mg TAB 100s, Rp 240,-
  • Ranitidine IF 150mg TAB 100s, Rp 347,-
  • Ranitidine KF 150mg TAB 30s, Rp 520,-
  • Ranitidine Landson 150mg TAB 100s, Rp 301,-
  • Ranitidine Phapros 150mg TAB 100S, Rp 290,-
  • Ranitidine Hexpharm 150mg TAB, Rp 301,-

Manfaat Ranitidine :

1. Mengatasi Luka Pada Kerongkongan

Masalah pendarahan pada kerongkongan sering kali memiliki banyak penyebab, salah satunya adalah efek dari asam lambung yang terlalu tinggi. Karena itulah untuk mengatasinya, Anda harus mengatasi akar dari penyakit ini yaitu asam lambung yang tinggi dengan cara mengkonsumsi obat Ranitidine yang dikhususkan untuk mengatasi masalah asam lambung.

2. Atasi Infeksi Pada Lambung

Karena tingkat asam lambung yang terlalu tinggi, bisa menyebabkan sakit pada lambung. Hal ini dikarenakan luka infeksi pada lambung. Untuk mengatasinya, mengkonsumsi obat ini dengan sedikit racikan 150 mg dicampur dengan antibiotik khusus. Penggunaan seperti ini sebaiknya dilakukan jika memang keadaan sudah menunjukkan infeksi pada lambung.

3. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Asam lambung yang terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan pencernaan, salah satunya adalah sakit tenggorokan dan tentu saja bukan hanya itu. Gangguan semacam ini biasanya disebut sebagai Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Kandungan yang ada pada obat Ranitidine bisa membantu dalam meredakan GERD yang disebabkan karena asam lambung.

4. Atasi Peningkatakan Gastrin Hormone

Hormon gastrin merupakan salah satu hormon yang berfungsi untuk merangsang peningkatan asam lambung. Hal ini bisa memicu penyakit asam lambung yang terlalu tinggi. Penggunaan obat ini mampu mengatasi asam lambung dan mengatasi peningkatannya.

5. Atasi Luka Dinding Lambung

Karena terjadinya asam lambung tinggi, efek yang bisa terjadi adalah menyebabkan luka pada dinding lambung. Efek ini bisa membuat penderita merasa sakit pada area lambung. Selain itu, efek ini juga bisa disebabkan karena kesalahan penggunaan obat lain yang tidak terpercaya atau pemberian secara keliru. Karena itulah, setiap penyakit harus diberikan obat sesuai dengan penyakit tersebut.

6. Menghentikan Pembuatan Asam Lambung Sementara

Ketika obat diberikan, obat ini bisa membantu dalam menhentukan seluru aktivitas penghasilan asam lambung pada tubuh. Meski hanya sementara, manfaat ini bisa membantu dalam meningkatkan tingkat kesembuhan pasien di saat tindakan enestesi sedang berlangsung.

7. Mengatasi Tukak Lambung

Tukak lambung atau bisa juga disebut sebagai luka pada lambung. Luka ini terjadi pada area lapisan lambung atau juga ada pada usus kecil. Hal ini terjadi ketika proses asam lambung yang terlalu kuat mengikis bagian lendir pelindung yang ada pada lambung Anda. Jika terjadi luka, bisa menyebabkan rasa sakit. Selain asam lambung, masalah ini juga timbul karena H. Pylorti Bacterial, obat NSAID overdosis, dan lainnya.

8. Mengatasi GERD

GERD adalah masalah pencernaan yang meliputi tenggorokan, lambung, usus, anus, dan lainnya. Jika terjadi masalah pada salah satu organ tersebut, bisa menyebabkan GERD dengan efek samping yang berbahaya.

9. Mengatasi Esofagitis Erosif

Bisa juga dikatakan sebaga pendarahan atau peradangan yang terjadi akibat efek dari asam lambung. Biasanya terjadi karena asam lambung yang terlalu tinggi menyebabkan naik ke tonggorokan dan melukai sehingga terjadi pendarahan dan pembengkakan.

10. Atasi Sindrom Zollinger-Ellison

Meski langka terjadi, tapi tak bisa menutup kemungkinan kalau penyakit berbahaya ini juga bisa terjadi pada penderita asam lambung. Penyakit ini adalah penyakit langka yang bisa menyebabkan asam lambung yang terlalu tinggi dan kuat. Ciri dari penyakit ini adalah tumbuhnya tumor pada area usus kecil atau pankreas. Tumor ini mampu melepaskan hormon gastrin yang bisa meningkatkan volume asam lambung. Untuk mengatasinya, bisa menggunakan obat Ranitidine sesuai dengan dosis yang diperlukan.

Cara Menyimpan Obat Ranitidine :

Sebagai salah satu jenis obat, ada beberapa aturan penempatan yang sebaiknya Anda tahu. Jangan menempatkan obat pada suhu ruangan yang terlalu tinggi. Tempat sejuk atau suhu kamar menjadi tempat terbaik untuk obat seperti kulkas dan tempat lainnya. Tempatkan pada tempat tinggi agar anak-anak tidak bisa menjangkaunya karena meminum obat ini bagi pasien yang tidak memiliki gangguan asam lambung, bisa menyebabkan efek samping berbahaya.

Peringatan :

Ada beberapa hal yang harus diketahui saat sebelum membeli obat yaitu pasien jenis apa dan segala peringatan yang tercantum dalam obat tersebut. Untuk Ranitidine sendiri, perhatikan peringatan berikut:

1. Tidak dikhususkan untuk wanita hamil dan menyusui

2. Jauhkan dari jangkauan anak dengan kesehatan normal

3. Hindarkan dari pasien yang memiliki masalah atau penyakit pada ginjal

4. Hindarkan dari pasien dengan penyakit lambung berat

5. Hindari dari orang yang memiliki alergi guna tidak memperparahnya

6. Tidak diberikan kepada penderita yang memiliki riawat penyakit jantung

7. Pemberian tidak sesuai dosis, bisa menyebabkan penyakit yang berbahaya

Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Obat :

Jika terjadi gejala overdosis, segera hentikan pemberian obat dan segera bawa pasien ke rumah sakit untuk segera diperiksa oleh dokter. Overdosis bisa terjadi karena kelebihan pemberian obat dengan gejala penyakit pasien akan lebih parah dan tidak membaik. Hindarkan dari jangkauan anak-anak dan juga wanita hamil atau menyususi. Meski belum ada konfirmasi apakah obat ini berbahaya untuk anak-anak atau wanita hamil, namun tetap saja bisa menimbulkan masalah karena pada dasarnya obat ini hanya digunakan untuk penderita lambung.

Efek Samping Ranitidine :

Efek ini hanya dirasakan oleh orang yang mengkonsumsi secara overdosis dan beberapa macam orang yang dilarang mengkonsumsi obat ini seperti wanita hamil dan lainnya. Jika masih dalam dosis normal, kemungkinan besar efek samping tidak akan terjadi.

1. Menyebabkan ruam atau kulit kemerahan

2. Mampu menyebabkan rasa gatal berlebihan pada kulit

3. Bengkak yang tumbuh di bagian lidah, bibir, wajah, dan lainnya

4. Timbulnya rasa nyeri dada

5. Sulit bernafas

6. Pusing saat berdiri

7. Demam

8. Gatal berlebihan

9. Nyeri perut

10. Detak jantung melambat

11. Rasa mual

12. Sulit buang air besar atau sembelit

13. Nyeri punggung

14. Darah pada urin

Baca Juga: Manfaat Meloxicam, Jenis, Kandungan, Dosis, Aturan Pakai, Harga, Serta Efek Samping

Penggunaan yang berlebihan tidak dianjurkan dan gunakan dosis yang dianjurkan untuk menarik manfaat Ranitidine yang lebih baik lagi. Jika anda terlalu banyak mengonsumsi secara berlebihan dan bingung cara mengaatasinya, ada dapat membaca cara pencegahan atau menanggulangi jika terjadi overdosis.

Continue Reading

Lainnya dari Obat

Terbaru

Daging Sapi, Manfaat Daging Sapi, Khasiat Daging Sapi
Daging Kuda, Manfaat Daging Kuda, Khasiat Daging Kuda
Ikan Cakalang, Manfaat Ikan Cakalang, Khasiat Ikan Cakalang
Mandi Susu, Manfaat Mandi Susu Khasiat Mandi Susu
Daging Katak, Manfaat Daging Katak, Khasiat Daging Katak
Telur Ikan, Manfaat Telur Ikan, Khasiat Telur Ikan
Kulit Buaya, Manfaat Kulit Buaya, Khasiat Kulit Buaya
Daging Buaya, Manfaat Daging Buaya, Khasiat Daging Buaya
Daging Bulus, Manfaat Daging Bulus, Khasiat Daging Bulus
Thaharah, Manfaat Thaharah, Khasiat Thaharah
Daging Belibis, Manfaat Daging Belibis, Khasiat Daging Belibis
Omega 9, Manfaat Omega 9, Khasiat Omega 9
Kulit Sapi, Manfaat Kulit Sapi, Khasiat Kulit Sapi , Jaket Kulit Sapi , Kulit Sapi Basah, Kulit Sapi Kering
kulit kambing, Jaket kulit kambing, Kaligrafi kulit kambing, manfaat kulit kambing, Khasiat kulit kambing, Motif Macan kulit kambing
Ikan Hiu, Manfaat Ikan Hiu, Khasiat Ikan Hiu
Tidur Siang, Manfaat Tidur Siang, Khasiat Tidur Siang
Desloratadine, Manfaat Desloratadine, Kegunaan Desloratadine, Khasiat Desloratadine
Lemak, Manfaat Lemak, Khasiat Lemak
Omega 3, Manfaat Omega 3, Khasiat Omega 3
Omega 6, Manfaat Omega 6, Khasiat Omega 6, Kandungan Omega 6
To Top